Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Tambah gemuk setelah kerja? Waspadai kebiasaan tak sehat di kantor ini

Tambah gemuk setelah kerja? Waspadai kebiasaan tak sehat di kantor ini
KoPi | Tanpa disadari, kesehatan seseorang semakin menurun bersamaan dengan semakin bertambahnya kesibukan pekerjaan. Hal itu diperparah dengan kebiasaan buruk yang sering dilakukan ketika bekerja. Dan banyak yang tidak menyadari kebiasaan buruk itu. Apa saja?
 

Tidak sarapan pagi

Banyak ahli yang setuju lebih baik memulai hari dengan sarapan pagi. Riset membuktikan sarapan pagi dapat membantu Anda memulai metabolisme tubuh dan membantu meningkatkan energi. 

Menopang dagu

Menopang dagu sepertinya hal yang sepele. Tapi sering menyentuhkan tangan Anda ke wajah bisa berakibat buruk pada higienitas wajah. Menyentuh wajah secara berlebihan dapat membuat wajah mudah tertular kuman atau bakteri.

Makan siang di meja kerja

Waktu istirahat lebih baik Anda gunakan untuk makan siang di luar ruangan. Otak Anda juga butuh istirahat. Jika tidak, produktivitas dan energi Anda justru akan jeblok. Selain itu, mengerjakan banyak hal dalam astu waktu (multi-tasking) justru tidak efisien. Lebih baik tunda pekerjaan Anda dan selesaikan pekerjaan seusai istirahat.

Bermalas-malasan di kursi

Posisi duduk yang salah dapat mempengaruhi kesehatan. Jika Anda duduk dengan posisi malas di kursi kantor, mood Anda justru akan memburuk. Hal itu makin buruk jika Anda melakukannya sambil memandang layar komputer atau smartphone terus menerus. Hal itu akan membebani tubuh bagian atas dan menimbulkan sakit di pundak dan leher.

Menyentuh mata

Terlalu lama berada di depan komputer atau memandang layar smartphone juga akan membuat mata mudah lelah. Jika sudah demikian, biasanya secara refleks orang akan mengucek atau menyentuh mata mereka. Namun, sentuhan langsung ke mata juga merupakan jalan masuk kuman. Selain itu, Anda bisa juga membuat kulit iritasi. Mengucek mata dapat menciptakan robekan kecil pada jaringan kulit. Hasilnya, kulit akan lebih mudah keriput dan akan mempercepat penuaan dini.

Duduk sepanjang hari

Banyak ahli yang mengatakan bahwa "duduk merupakan bentuk baru merokok". Tentu hal ini buruk bagi Anda yang bekerja kantoran. Duduk sepanjang hari dapat meningkatkan resiko diabetes dan penyakit jantung, serta memicu sakit punggung. Jika ada kesempatan, usahakan untuk beranjak dari tempat duduk dan bergerak sesering mungkin.

Membawa smarthone ke kamar kecil

Separuh pengguna smartphone yang berusia 18 hingga 29 tahun mengakui membawa mereka ke dalam kamar kecil. Membawa smartphone ke kamar kecil mungkin hal yang mengasyikkan karena dapat membunuh waktu sewaktu Anda menuntaskan "hajat" Anda. Namun tahukah Anda bahwa smartphone Anda justru mengandung lebih banyak kuman dibanding toilet? Membawa smartphone ke dalam kamar kecil sama saja mengundang bakteri ke meja kerja Anda.

Tetap masuk kerja meski sakit

Jangan remehkan penyakit sepele seperti flu dan pilek. Penyakit semacam itu tetap dapat memberi tekanan tambahan pada Anda, baik secara fisik maupun mental. Jika Anda tetap masuk kantor meski dalam keadaan sakit, Anda justru dapat memperparah sakit Anda. Lebih buruk lagi, Anda dapat menyebarkan penyakit Anda ke rekan kerja.

Menyilangkan kaki

Menyilangkan kaki memang nyaman, apalagi ketika santai. Namun posisi duduk semacam itu justru dapat menyebabkan sakit punggung dan leher, serta dapat meningkatkan tekanan darah. Posisi duduk ideal adalah meletakkan kaki tegak lurus dengan lantai dan betis serta paha Anda membentuk sudut 90 derajat.

Tetap terhubung dengan pekerjaan meski sudah di rumah

Era smartphone membuat Anda semakin mudah terhubung dengan siapa saja dan di mana saja. Termasuk dengan pekerjaan kantor. Saat Anda sudah pulang dan berada di rumah, sebuah email mungkin saja muncul di layar smartphone Anda yang memberitahukan mengenai pekerjaan hari ini. Sebisa mungkin kurangi mengecek smartphone ketika sudah berada di rumah, terlebih menjelang tidur. Merasakan kembali pekerjaan ketika Anda sudah berada di rumah dapat membuat Anda semakin kelelahan secara mental dan memicu stress. | The Huffington Post

back to top