Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Jangan suka kucek mata, berbahaya!

Jangan suka kucek mata, berbahaya!
Surabaya–KoPi| Orangtua selalu mengatakan agar kita menjaga kesehatan baik-baik, terutama saat pergantian musim atau yang lebih dikenal sebagai pancaroba. Saat pancaroba, perubahan suhu dapat mempengaruhi kondisi badan. Selain itu, angin kencang yang menjadi penanda pancaroba juga sering membawa virus, bakteri, dan partikel debu.

Sering kali saat kita beraktivitas di luar ruangan saat musim pancaroba terganggu oleh butiran pasir atau debu yang tertiup ke mata. Biasanya jika itu terjadi kita secara refleks akan mengucek mata. Namun, tahukah Anda bahwa mengucek mata justru meningkatkan resiko terkena penyakit mata.

Dokter spesialis mata dari Klinik Mata Erry Dewanto Center, Dr. Erry Dewanto, Sp.M., mengatakan, mengucek mata saat ada butiran pasir masuk ke mata justru akan menyebabkan iritasi. “Butiran pasir itu bisa jadi masuk lebih jauh ke mata dan membuat bola mata teriritasi. Lapisan pada mata bersifat selaput tipis. Jika terjadi iritasi atau luka, mata bisa menjadi pedih dan memerah. Paling gawat, kornea mata bisa rusak karena gesekan dengan partikel debu atau pasir,” ujarnya.

Dr. Erry mengatakan, cara terbaik untuk membersihkan mata yang kemasukan debu atau butiran pasir adalah dengan membasuhnya dengan air bersih. “Bisa juga dengan cara tradisional, meminta bantuan teman meniup debu keluar dari mata. Tapi juga harus  hati-hati, jangan sampai partikel debu atau pasir masuk lebih jauh,” katanya.

Dokter yang gemar mengadakan operasi katarak gratis tersebut mengatakan, mengucek mata dengan tangan dapat menyebabkan infeksi mata, terutama jika tangan tidak bersih. Bakteri dan kuman dapat masuk ke mata melalui tangan. “Kuman itu bisa menyebabkan infeksi, seperti mata merah dan penyakit lain,” tukasnya.

Selain itu, terlalu sering mengucek mata juga dapat menyebabkan munculnya lingkaran hitam di area mata. Pasalnya, pembuluh darah kecil yang berada di sekitar mata bisa saja rusak akibat tekanan tangan. Akibatnya, muncul kesan gelap dan lelah di sekitar mata atau yang lebih dikenal sebagai mata panda. |Amanullah Ginanjar W|

back to top