Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Inilah fakta yang belum dimengerti banyak orang tentang ASI!

Illustrasi: Baby Nursing Illustrasi: Baby Nursing

KoPi| Sebagian masyarakat terutama para ibu muda ketika awal bayi terlahir akan mengira bahwa dirinya tidak bisa mengeluarkan ASI. Pada sebagian kasus hanya beberapa tetes. Namun itu merupakan proses biologis yang wajar. Demikian dijelaskan oleh dokter spesialis anak, dr. Dini Adityarini, Sp.A.

Teruskan memberikan ASI kepada cinta mungil. Pada tetesan ASI yang jumlahnya belum seberapa itu cinta mungil akan mendapatkan kolostrum, yaitu zat karunia dari Tuhan yang tidak tergantikan oleh zat apapun dari nutrisi lain. Biasanya ASI akan menjadi lancar bersamaan dengan proses pengisapan dan perlekatan bayi pada ibu. Selain itu dukungan teknis dan nutrisi yang tepat untuk ibu juga mendorong kelancaran ASI.

Kolostrum mengandung antibodi yang melawan virus dan bakteri, vitamin A, protein dan mineral. Kombinasi zat ini sangat dibutuhkan bayi untuk menyempurnakan pertumbuhan otaknya. Bayi yang terlahir mengalami pertumbuhan dimulai dari pertumbuhan otak. Kolustrum memberi perlindungan dan nutrisi pada otak secara maksimal yang disesuaikan secara alami. 

Oleh karenanya pertumbuhan bayi yang mengasup ASI pada awalnya cenderung tidak langsung terlihat gemuk, karena proses pertumbuhan beberapa waktu, antara 1-2 bulan, adalah terpusat pada otak. Pada saat otak tumbuh sehat serta kuat maka perkembangan fisik menjadi lebih segar dan padat pada usia paska satu bulan ke atas.

Fungsi kandungan kolostrum:

1. Zat antibodi melindungi bayi terkena infeksi dan alergi. Sangat disayangkan apabilah bayi mendapat alergi, tidak sedikit dokter yang merekomendasi susu formula anti-alergen. 

2. Sel darah putih di dalam kolustrum menjadi pelindung bayi dari infeksi.

3. Vitamin A dalam kolostrum ASI merupakan materi fundamental kesehatan mata serta benteng ancaman infeksi.

4. Kolostrum memiliki fungsi laksatif/pencahar yang membersihkan mekonium (kotoran/feses yang dihasilkan bayi selama di dalam rahim) agar bayi memiliki metabolisme yang baik. |A. Nur|Ed. URS|

back to top