Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Ini alasan Wulan kenapa beri ASI pada si kecil

Ini alasan Wulan kenapa beri ASI pada si kecil
Surabaya -  KoPi | Rasa senang ibarat buah yang manis lagi harum. Itu mungkin yang terjadi pada mereka menyambut kelahiran buah hati. Seperti yang dirasa oleh model cantik asal Surabaya, Nadya Wulan satu tahun lalu.

Kedatangan buah hati membuat wanita berparas lembut ini mantap untuk memberikan ASI 100% kepada sang buah hati. ASI merupakan tetesan surga untuk buah hati, begitu kata Wulan.

Wulan memberikan ASI esklusif untuk sang cinta mungilnya karena ia sadar bahwa kandungan ASI tidak terganti oleh apapun, termasuk sufor.

“Aku gak mau ribet harus bawa botol, termos, kaleng susu, dan bawa perabotan lainnya. Mending ASI yang dengan simpel bisa diberikan pada anak. Sudah simpel, murah, apalagi point plus mengenai kesehatan si anak” ujar Wulan kepada KoPi selasa (4/08)

Kesibukannya sebagai seorang model ternyata membuat gadis dengan wajah menawan ini tetap bisa memberikan ASI esklusif.

“Aku pilih-pilih job yang masuk. Gak semua job aku ambil. Aku juga samain jadwal sama ibuku, yang memang bisa membantu menjaga si kecil, kalau ibu gak bisa, gak akan aku ambil jobnya” tukar Wulan.

Pilihan untuk tidak mengunakan jasa baby siter dirasa Wulan sebagai pilihan yang tepat. Finalis gadis sampul tahun 2004 ini memang mengerjakan segala hal secara sendirian. “Dari kecil memang aku udah diajarin untuk ngelakuin apapun sendiri, jadi udah terbiasa mandiri. Punya anak, kenapa harus dijaga baby siter? Sedangkan kita bisa jaga sendiri” lanjut Wulan.

Meskipun begitu, Wulan tidak lantas menganggap adanya susu formula akan sangat buruk bagi anak. Namun, adanya ASI membuat Wulan yakin membantu proses pertumbuhan anak.

“Kembali lagi, kalo memang seorang ibu tidak bisa memberikan ASI esklusif karena alasan yang bisa dimaklumi, ya.. why not? Walaupun sebisa mungkin lebih baik memberikan ASI” lanjutnya. | Labibah

back to top