Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Ini alasan Wulan kenapa beri ASI pada si kecil

Ini alasan Wulan kenapa beri ASI pada si kecil
Surabaya -  KoPi | Rasa senang ibarat buah yang manis lagi harum. Itu mungkin yang terjadi pada mereka menyambut kelahiran buah hati. Seperti yang dirasa oleh model cantik asal Surabaya, Nadya Wulan satu tahun lalu.

Kedatangan buah hati membuat wanita berparas lembut ini mantap untuk memberikan ASI 100% kepada sang buah hati. ASI merupakan tetesan surga untuk buah hati, begitu kata Wulan.

Wulan memberikan ASI esklusif untuk sang cinta mungilnya karena ia sadar bahwa kandungan ASI tidak terganti oleh apapun, termasuk sufor.

“Aku gak mau ribet harus bawa botol, termos, kaleng susu, dan bawa perabotan lainnya. Mending ASI yang dengan simpel bisa diberikan pada anak. Sudah simpel, murah, apalagi point plus mengenai kesehatan si anak” ujar Wulan kepada KoPi selasa (4/08)

Kesibukannya sebagai seorang model ternyata membuat gadis dengan wajah menawan ini tetap bisa memberikan ASI esklusif.

“Aku pilih-pilih job yang masuk. Gak semua job aku ambil. Aku juga samain jadwal sama ibuku, yang memang bisa membantu menjaga si kecil, kalau ibu gak bisa, gak akan aku ambil jobnya” tukar Wulan.

Pilihan untuk tidak mengunakan jasa baby siter dirasa Wulan sebagai pilihan yang tepat. Finalis gadis sampul tahun 2004 ini memang mengerjakan segala hal secara sendirian. “Dari kecil memang aku udah diajarin untuk ngelakuin apapun sendiri, jadi udah terbiasa mandiri. Punya anak, kenapa harus dijaga baby siter? Sedangkan kita bisa jaga sendiri” lanjut Wulan.

Meskipun begitu, Wulan tidak lantas menganggap adanya susu formula akan sangat buruk bagi anak. Namun, adanya ASI membuat Wulan yakin membantu proses pertumbuhan anak.

“Kembali lagi, kalo memang seorang ibu tidak bisa memberikan ASI esklusif karena alasan yang bisa dimaklumi, ya.. why not? Walaupun sebisa mungkin lebih baik memberikan ASI” lanjutnya. | Labibah

back to top