Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Cara Mudah Turunkan Berat Badan

Cara Mudah Turunkan Berat Badan

KoPi, Ada sebuah cara yang amat sederhana dan mudah untuk menjaga berat badan. Cara itu adalah kekuatan mengingat. Ya, kita hanya perlu mengingat. Lalu, apakah yang harus diingat itu?

Sebuah penelitian terbaru di Universitas Oxford membuktikan bahwa orang-orang yang aktif mengingat apa yang telah mereka makan dalam keseharian mereka cenderung menghalangi diri mereka untuk makan berlebihan pada waktu selanjutnya.

Penelitian ini menguji apakah intruksi audio, yang diputar saat makan, dapat membantu sekelompok perempuan yang mengalami obesitas untuk makan dengan lebih kalem dan tidak 'kalap'. Rekaman berdurasi tiga menit ini mengintruksikan mereka untuk fokus pada 3 nilai makanan meliputi rupa, rasa dan aroma dari makanan itu sendiri.

Hasilnya? Perempuan yang diminta untuk memakan makanan ringan dalam jangka waktu tiga jam setelah makan, mengkonsumsi kalori 30 persen lebih sedikit dari kelompok penentu. Mereka menyimpulkan bahwa peka dan mengingat makanan yang dikonsumsi sebelumnya membantu memberikan isyarat lapar pada tubuh, yang sangat membantu untuk makan dalam porsi yang lebih sedikit.

Konsep bahwa ingatan sangat berperan dalam mengukur seberapa kenyang diri kita bukanlah bualan belaka. Pakar neurologi juga telah menyatakan bahwa orang yang mengalami amnesia atau kehilangan ingatan jangka pendek selalu makan dalam waktu yang sangat berdekatan karena sistem otak mereka tidak mengirimkan pesan "saya kenyang" melainkan "agak kenyang".

Nah, untuk mengatasi apa yang kita sebut dengan 'amnesia-makan', berikut ada tiga cara mudah yang dapat kita lakukan.
1. Hindari makan (ngemil) saat kita sedang berkonsentrasi melakukan pekerjaan yang lain.
2. Hindari 'kalap makan' saat kita merasa depresi, stress dan lain sebagainya. Buatlah catatan kecil tentang berapa kali kita makan dalam sehari.
3. Kurangi porsi makan.

Ana Puspita
News.com.au



back to top