Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Berhati-hatilah menggunakan pemutih gigi, bisa rusak permanen

Berhati-hatilah menggunakan pemutih gigi, bisa rusak permanen

KoPi| Gigi putih dengan pemutih gigi tak selamanya aman. Pemutih gigi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gigi.

"Pengguna pemutih gigi harus lebih berhati-hati dalam menggunakan pemutih gigi, karena dapat menyebabkan kerusakan gigi secara permanen," ungkap seorang ahli dari Kanada.

Produk pemutih memiliki beberapa efek samping seperti merusak enamel, iritasi pads gusi dan gigi sensitif.

Menurut Adriana Manso, asisten profesor klinis di Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas British Columbia, Kerusakan enamel permanen tidak dapat dihindari dalam penggunaan pemutih gigi, apalagi penggunakan pemutih gigi yang berlebihan."

Pemutih gigi sebenarnya tidak dianjurkan untuk setiap orang, sehingga ketika seseorang akan menggunakan pemutih gigi diwajibkan untuk bleaching. Hal ini dikarenakan penyebab berubahnya warna gigi seseorang berbeda-beda.

Menurut penelitian Manso, produk pemutih mengandung hydrogen peroksida yang berdifusi melalui enamel yang menyebabkan pemecahan senyawa sehingga gigi berubah warna menjadi lebih putih dan terasa lebih ringan.

Sedangkan produk pemutih gigi yang digunakan dokter di klinik-klinik gigi untuk terapi gigi memiliki konsentrasi peroksida yang lebih tinggi hingga 40 persen, yang penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.

Manso menyarankan pemutihan gigi sebaiknya dibatasi dan tidak dilakukan setiap tahun karena dapat menyebabkan kerusakan enamel secara kumulatif.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa untuk mendapatkan gigi yang putih dan sehat harus selalu berkonsultasi kedokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. |Xinhuanet.com|Frenda Yentin|

back to top