Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Baby Led Weaning bersama dr. Dini Adityarini, Sp.A.

Baby Led Weaning bersama dr. Dini Adityarini, Sp.A.
 Surabaya - KoPi | Sungguh bahagia melihat perkembangan si mungil dari bulan ke bulan berikutnya. Dari hanya segenggaman, lalu semakin besar dan bisa meeima asupan pendamping program ASI. Seringkali mams merasa bingung dalam memberikan makanan pendamping ASI atau yang lebih popular disebut MPASI.
 

Pada situasi seperti ini, mams harus lebih bijak dalam menentukan metode maupun asupan yang akan diberikan kepada si mungil. Metode Baby-Led Weaning (BLW) misalnya, dimana merupakan metode yang memberikan keseluruhan hak makanan kepada si mungil.

“BWL ini merupakan metode bagaimana si mungil bisa mengolah asupan yang masuk ke dalam tubuhnya sesuai dengan naluri dan kemampuan diri mereka sendiri” ujar dr. Dini Adityarini , SpA. Dokter Anak di salah satu rumah sakit di Surabaya ini menjelaskan mengenai proses BWL dalam tahapan MPASI.

Berikut adalahTips BLW si mungil saat MPASI.

1.Tentukan jenis makanan yang akan dimakan. Hindari jenis makanan yang  terlalu keras atau terlalu basah. Utamakan makanan yang memiliki kandungan vitamin dan gizi yang tinggi untuk membantu proses tumbuh kembangnya.

2.Sajikan makanan tersebut dengan porsi yang sesuai dengan kebutuhan si mungil. Tidak terlalu banyak, tidak terlalu besar dan tidak membahayakan. Seperti buah, utamakan untuk dicuci terlebih dahulu, lalu dipotong sesuai dengan genggaman jari si mungil. Jika sayur-sayuran, cukup dengan dikukus dan dihidangkan di piring si bayi.

3.Lakukan metode BLW pada saat makan bersama. Hal ini akan membantu bayi untuk lebih bersemangat menghabiskan makanannya secara penuh.

4.Mams harus bersabar secara penuh dan memberikan dorongan kepada si bayi. Pada saat BLW, si mungil sering menghamburkan makanannya. Maka, mams harus lebih bersabar dalam upaya mendidik tumbuh kembang sang anak.

5.Waktu yang pas saat melakukan metode BLW adalah ketika si mungil dalam keadaan tidak terlalu lapar. Seperti di tengah-tengah sarapan dan makan siang atau sore hari sebelum makan malam. Jika dalam keadaan sangat lapar, si mungil akan mudah mengamuk, apalagi jika menemukan jenis makanan BLW yang tidak sesuai keinginannya.

6.Tetap berikan ASI kepada si mungil. Karena bagaimanapun, kandungan protein di dalam ASI tidak ada yang bisa menandingi.

BLW merupakan metode yang mampu melatih koordinasi motorik halus tangan dan mata. Membantu si mungil dalam mengenal jenis-jenis makanan. Metode ini jga mampu membantu si mungil belajar berbicara. 

“Banyak manfaat yang didapatkan pada si mungil dalam metode BLW. Salah satunya ialah menghindari obsessive eating yang cenderung berujung obesitas” ujar Dini.

 

back to top