Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Virus HIV melemah, tidak lagi menularkan AIDS?

Virus HIV melemah, tidak lagi menularkan AIDS?
KoPi. AIDS mungkin bakal tidak lagi menjadi penyakit yang perlu ditakuti. Bisa jadi, di masa depan penyakit ini justru akan punah. Para peneliti dari Oxford University telah menemukan bukti bahwa virus HIV yang menjadi penyebab penyakit ini telah melemah. Akibatnya penyakit ini diduga tidak akan begitu menular dan mematikan.
 

Mereka telah meneliti 2000 orang perempuan Afrika yang mengidap HIV. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan penularan AIDS mereka melambat. Hal tersebut disebabkan virus HIV berevolusi untuk menyerang beberapa orang yang memiliki kekebalan tubuh berbeda. Namun, akibat dari evolusi tersebut menurunkan kemampuan virus HIV untuk memperbanyak diri, artinya virus tersebut menjadi kurang mematikan.

Para peneliti juga menganalisa efek penerapan obat anti AIDS terhadap kemampuan penularan HIV. Dengan menggunakan model matematika, mereka menemukan bahwa dengan merawat pasien dengan AIDS paling parah mempercepat evolusi virus HIV dengan kemampuan yang lebih lemah.

“Secara garis besar kita telah dengan cepat menurunkan kemampuan HIV untuk menyebabkan AIDS,” ujar Philip Gaulder, profesor dari Oxford University yang memimpin penelitian tersebut. Meski demikian, Goulder menyatakan virus ini saja berbahaya. “Terlalu berlebihan kalau saya mengatakan HIV sudah kehilangan potensinya,” lanjutnya.

Goulder mengatakan, kemampuan HIV untuk beradaptasi pada kekebalan tubuh seseorang, bahkan yang paling kuat, justru menyebabkan virus ini kehilangan kemampuan memperbanyak diri. “Jika kita bisa terus menekan virus ini, para ahli mungkin bisa dengan pelan-pelan mengurangi tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh HIV,” kata Goulder.

Dengan temuan ini, bisa jadi virus HIV tidak lagi berbahaya. Namun, itu akan butuh waktu lama. “Mungkin masih perlu waktu berpuluh-puluh tahun, atau bahkan abad, hingga HIV tidak lagi menyebabkan AIDS,” tukas Goulder.

Sumber: Reuters

Reporter: Amanullah Ginanjar Wicaksono

 

back to top