Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Virus HIV melemah, tidak lagi menularkan AIDS?

Virus HIV melemah, tidak lagi menularkan AIDS?
KoPi. AIDS mungkin bakal tidak lagi menjadi penyakit yang perlu ditakuti. Bisa jadi, di masa depan penyakit ini justru akan punah. Para peneliti dari Oxford University telah menemukan bukti bahwa virus HIV yang menjadi penyebab penyakit ini telah melemah. Akibatnya penyakit ini diduga tidak akan begitu menular dan mematikan.
 

Mereka telah meneliti 2000 orang perempuan Afrika yang mengidap HIV. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan penularan AIDS mereka melambat. Hal tersebut disebabkan virus HIV berevolusi untuk menyerang beberapa orang yang memiliki kekebalan tubuh berbeda. Namun, akibat dari evolusi tersebut menurunkan kemampuan virus HIV untuk memperbanyak diri, artinya virus tersebut menjadi kurang mematikan.

Para peneliti juga menganalisa efek penerapan obat anti AIDS terhadap kemampuan penularan HIV. Dengan menggunakan model matematika, mereka menemukan bahwa dengan merawat pasien dengan AIDS paling parah mempercepat evolusi virus HIV dengan kemampuan yang lebih lemah.

“Secara garis besar kita telah dengan cepat menurunkan kemampuan HIV untuk menyebabkan AIDS,” ujar Philip Gaulder, profesor dari Oxford University yang memimpin penelitian tersebut. Meski demikian, Goulder menyatakan virus ini saja berbahaya. “Terlalu berlebihan kalau saya mengatakan HIV sudah kehilangan potensinya,” lanjutnya.

Goulder mengatakan, kemampuan HIV untuk beradaptasi pada kekebalan tubuh seseorang, bahkan yang paling kuat, justru menyebabkan virus ini kehilangan kemampuan memperbanyak diri. “Jika kita bisa terus menekan virus ini, para ahli mungkin bisa dengan pelan-pelan mengurangi tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh HIV,” kata Goulder.

Dengan temuan ini, bisa jadi virus HIV tidak lagi berbahaya. Namun, itu akan butuh waktu lama. “Mungkin masih perlu waktu berpuluh-puluh tahun, atau bahkan abad, hingga HIV tidak lagi menyebabkan AIDS,” tukas Goulder.

Sumber: Reuters

Reporter: Amanullah Ginanjar Wicaksono

 

back to top