Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Virus HIV melemah, tidak lagi menularkan AIDS?

Virus HIV melemah, tidak lagi menularkan AIDS?
KoPi. AIDS mungkin bakal tidak lagi menjadi penyakit yang perlu ditakuti. Bisa jadi, di masa depan penyakit ini justru akan punah. Para peneliti dari Oxford University telah menemukan bukti bahwa virus HIV yang menjadi penyebab penyakit ini telah melemah. Akibatnya penyakit ini diduga tidak akan begitu menular dan mematikan.
 

Mereka telah meneliti 2000 orang perempuan Afrika yang mengidap HIV. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan penularan AIDS mereka melambat. Hal tersebut disebabkan virus HIV berevolusi untuk menyerang beberapa orang yang memiliki kekebalan tubuh berbeda. Namun, akibat dari evolusi tersebut menurunkan kemampuan virus HIV untuk memperbanyak diri, artinya virus tersebut menjadi kurang mematikan.

Para peneliti juga menganalisa efek penerapan obat anti AIDS terhadap kemampuan penularan HIV. Dengan menggunakan model matematika, mereka menemukan bahwa dengan merawat pasien dengan AIDS paling parah mempercepat evolusi virus HIV dengan kemampuan yang lebih lemah.

“Secara garis besar kita telah dengan cepat menurunkan kemampuan HIV untuk menyebabkan AIDS,” ujar Philip Gaulder, profesor dari Oxford University yang memimpin penelitian tersebut. Meski demikian, Goulder menyatakan virus ini saja berbahaya. “Terlalu berlebihan kalau saya mengatakan HIV sudah kehilangan potensinya,” lanjutnya.

Goulder mengatakan, kemampuan HIV untuk beradaptasi pada kekebalan tubuh seseorang, bahkan yang paling kuat, justru menyebabkan virus ini kehilangan kemampuan memperbanyak diri. “Jika kita bisa terus menekan virus ini, para ahli mungkin bisa dengan pelan-pelan mengurangi tingkat kerusakan yang diakibatkan oleh HIV,” kata Goulder.

Dengan temuan ini, bisa jadi virus HIV tidak lagi berbahaya. Namun, itu akan butuh waktu lama. “Mungkin masih perlu waktu berpuluh-puluh tahun, atau bahkan abad, hingga HIV tidak lagi menyebabkan AIDS,” tukas Goulder.

Sumber: Reuters

Reporter: Amanullah Ginanjar Wicaksono

 

back to top