Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Tidur siang memberikan vitamin buat balita

Tidur siang memberikan vitamin buat balita

KoPi│Banyak orang tua yang meremehkan tidur siang, padahal tidur siang bisa jadi vitamin yang baik bagi otak balita.

Tidur siang yang tidak memerlukan proses Rapid Eyes Movement (REM) dapat menumbuhkan 1 serabut otak untuk meningkatkan kemampuan ingatan balita. Konen T, menjelaskan bahwa peningkatan kemampuan ingatan balita dapat terjadi ketika balita mencapai 30 menit dalam tidurnya, ini dikarenakan adanya pengeluaran Human Growth Hormone (HGH).

Sedangkan, menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. Jane Herbert di Jerman pada 260 bayi usia 6-12 bulan di tahun 2014, ditemukan bahwa bayi yang tidur setelah beraktivitas dapat meningkatkan keterampilan yang mereka pelajari sebelumnya dibandingkan bayi yang tidak tidur siang. Ditemukan bahwa daya ingat bayi yang tidur siang sebesar 85% mencapai kesempurnaan.

Dari segi psikologi anak, tidur siang juga menjadi hal yang penting bagi otak. Rebeca Spencer pakar psikologi anak dalam penelitiannya mengatakan bahwa tidur siang dapat mengumpulkan ingatan dan pembelajaran tahap awal.

Ketika anak diizinkan tidur setelah makan siang, mereka menunjukkan performa yang meningkatkan signifikan dalam tugas-tugasnya yang berhubungan dengan kemampuan visual dan spasial daripada anak yang kurang tidur. 

Dalam penelitian ini Rebeca melakukan pengawasan pada 14 anak yang diminta datang kelaboratorium untuk mengungkap kinerja otak ketika mereka tertidur, yaitu peningkatan aktivitas di wilayah yang terhubung dengan aktivitas belajar dan integrasi informasi baru.

Dari penelitiannya dapat disimpulkan bahwa anak-anak usia prasekolah yang tidur siang memiliki daya ingat yang lebih baik 10% daripada mereka yang tidak tidur siang.

back to top