Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Tertawa itu menyehatkan

Tertawa itu menyehatkan

California-KoPi, Sudah menjadi istilah yang sangat umum bahwa “tertawa adalah obat yang terbaik”. Dan kini, ilmu pengetahuan pun telah membuktikannya.

Sebuah penelitian kecil terbaru yang dilakukan di Loma linda University, California Selatan, menyatakan bahwa ada hubungan keterkaitan antara humor dan ingatan manusia dewasa. Dalam penelitian ini, para ilmuwan menganalisa 20 orang dewasa sehat yang menonton video komedi selama 20 menit. Sebagai perbandingannya, penelitian ini juga menganalisa 20 orang dewasa yang tidak menonton apapun dalam waktu yang sama.


Lalu, peserta dari masing-masing kelompok diberi serangkaian tes ingatan dan diambill sampel air liurnya untuk diuji tingkat hormonnya.


Ternyata, kelompok yang menonton video lucu meraih nilai yang lebih tinggi dalam tes ingatan dibanding dengan kelompok yang tidak menonton apapun dan kelompok yang sering tertawa karena melihat tontonan lucu memiliki tingakat hormon cortisol yang lebih rendah. Hormon cortisol adalah hormon yang berkaitan dengan stress.


Pemimpin riset tersebut, Dr. Gurinder Bains, menjelaskan bahwa tertawa menyebabkan tubuh melepaskan endorphin (hormon yang diproduksi saat manusia merasa bahagia dan berfungsi sebagai hormon kekebalan tubuh)  dan mengirim dopamine (hormon yang menyebabkan perasaan tenang dan nyaman) ke otak—yang memperbaharui seluruh kinerja dan fungsi tubuh.

 


(Ana Puspita Sari)
Sumber: Foxnews.com

back to top