Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Tertawa itu menyehatkan

Tertawa itu menyehatkan

California-KoPi, Sudah menjadi istilah yang sangat umum bahwa “tertawa adalah obat yang terbaik”. Dan kini, ilmu pengetahuan pun telah membuktikannya.

Sebuah penelitian kecil terbaru yang dilakukan di Loma linda University, California Selatan, menyatakan bahwa ada hubungan keterkaitan antara humor dan ingatan manusia dewasa. Dalam penelitian ini, para ilmuwan menganalisa 20 orang dewasa sehat yang menonton video komedi selama 20 menit. Sebagai perbandingannya, penelitian ini juga menganalisa 20 orang dewasa yang tidak menonton apapun dalam waktu yang sama.


Lalu, peserta dari masing-masing kelompok diberi serangkaian tes ingatan dan diambill sampel air liurnya untuk diuji tingkat hormonnya.


Ternyata, kelompok yang menonton video lucu meraih nilai yang lebih tinggi dalam tes ingatan dibanding dengan kelompok yang tidak menonton apapun dan kelompok yang sering tertawa karena melihat tontonan lucu memiliki tingakat hormon cortisol yang lebih rendah. Hormon cortisol adalah hormon yang berkaitan dengan stress.


Pemimpin riset tersebut, Dr. Gurinder Bains, menjelaskan bahwa tertawa menyebabkan tubuh melepaskan endorphin (hormon yang diproduksi saat manusia merasa bahagia dan berfungsi sebagai hormon kekebalan tubuh)  dan mengirim dopamine (hormon yang menyebabkan perasaan tenang dan nyaman) ke otak—yang memperbaharui seluruh kinerja dan fungsi tubuh.

 


(Ana Puspita Sari)
Sumber: Foxnews.com

back to top