Menu
Fatma Saifullah Yusuf Raih Penghargaan Certified Public Speaker Kehormatan

Fatma Saifullah Yusuf Raih Pengharg…

Surabaya-KoPi| Istri Waki...

Dari yang tersimpan

Dari yang tersimpan

Catatan Ugo Untoro atas P...

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut panik

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut pani…

Tuban-KoPi| Wakil Gubernu...

Muhammadiyah mendukung proses penegakkan hukum terhadap Setya Novanto

Muhammadiyah mendukung proses peneg…

Jogja-KoPi|Ketua umum PP ...

Peneliti : Mayoritas usaha persusuan dikelola secara tradisional

Peneliti : Mayoritas usaha persusua…

Jogja-KoPi| Peneliti Bida...

Gus Ipul : Industri pariwisata memerlukan infrastruktur yang memadai

Gus Ipul : Industri pariwisata meme…

Surabaya-KoPi| Pembanguna...

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 20…

Jogja-KoPi| Bayu Prihanto...

Australia kabulkan gugatan Petani Rumput Laut

Australia kabulkan gugatan Petani R…

Kupang-KoPi|Pengadilan Fe...

Sektor pekerja informal tantangan terbesar target BPJS Kesehatan di 2019

Sektor pekerja informal tantangan t…

Jogja-KoPi|Pakar Jaminan ...

Prev Next

Suka menyantap ceker ayam, ini akibatnya

Suka menyantap ceker ayam, ini akibatnya

KoPi- Siapa yang tidak kenal dengan makanan satu ini, ceker ayam. Orang Indonesia pasti familiar dengan makanan gurih yang bertekstur lembut ini. Ada mitos yang menyebutkan bahwa bayi yang mengkonsumsi nasi tim ceker ayam  akan lebih mudah latihan berjalan dan juga membuat kaki bayi menjadi kuat dan kokoh.

Lantas apa saja yang terkandung dalam kaki ayam yang bermanfaat bagi kesehatan? Dalam kaki ayam terdapat kulit, otot, tulang dan kolagen. Kolagen merupakan protein jaringan ikat bening kekuning – kuningan yang jika terkena panas akan mencair dan mengental. Fungsi kolagen pada kaki ayam bukan hanya untuk pertumbuhan anak namun juga mampu sebagai obat penyakit rematik.

Selain sebagai obat rematik orang yang terkena penyakit hipertensi juga dianjurkan untuk mengkonsumsi kaki ayam, karena kandungan kolagen pada ceker ayam mampu menurunkan kadar renin dalam plasma sehingga tidak menyebabkan tekanan darah menjadi lebih tinggi.
Kandungan hydroxyapatiteh atau zat yang komponennya sama dengan komponen tulang ini merupakan makanan untuk tulang yang berfungsi untuk mencegah penyakit osteoporosis.

Zat – zat lain yang terkandung dalam ceker ayam diantaranya adalah asam amino yang mampu membatu memperbaiki jaringan pada tubuh dan membentuk sel – sel baru, kalsium, kartilago (berfungsi untuk melapisi persendian), glukosamin dan kondroitin yang bisa meringankan gejala sendi atau ostepoarhitis.

Suci Wulandari

 

Baca juga:

TERPOPULER

Catatan inspiratif

Sering mengonsumsi kaldu, ini efeknya yang tak terduga

back to top