Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Stres dapat memperlambat metabolisme wanita

Stres dapat memperlambat metabolisme wanita

Ohio-KoPi- Stres dapat memperlambat metabolisme wanita dan menyebabkan kenaikan berat badan. Penelitian ini melibatkan 58 wanita dengan rata-rata usia 53 tahun. Hal pertama yang dilakukan adalah pendataan dini tentang tingkat stres yang mereka alami pada hari sebelumnya.

Kemudian mereka dianjurkan untuk memakan 930 kalori termasuk 60 gram lemak. Para peneliti Universitas Ohio menyimpulkan dalam penelitiannya tersebut rata-rata wanita yang stress atau sangat stress dalam kurun waktu 24 jam, hanya bisa membakar sedikitnya 104 kalori dalam tujuh jam setelah mereka makan. 

“Wanita stres juga cenderung memiliki kadar hormon insulin yang tinggi dan dapat mengakibatkan adanya penumpukan lemak dalam tubuh”, menurut penelitian yang diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal Biological Psychiatry. 

"Kita tahu kita tidak dapat selalu menghindari stres dalam hidup kita. Tapi satu hal yang dapat kita lakukan untuk mempersiapkan diri untuk itu. Yaitu dengan memiliki pilihan makanan sehat dalam lemari es ataupun dapur kita. Sehingga ketika stres datang, kita bisa mendapatkan sesuatu yang sehat, bukan pergi ke pilihan yang sangat nyaman tetapi tinggi lemak", Martha Belury seorang profesor nutrisi manusia mengatakan dalam sebuah rilis berita. 

(Irfan. Ridlowi)

Sumber: health.com

 

back to top