Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Ssstt, karir Anda ternyata sebabkan obesitas

Ssstt, karir Anda ternyata sebabkan obesitas
KoPi | Sebuah fakta-fakta penting yang harus mulai diperhatikan: Hampir 70 % orang Amerika berbobot lebih dari yang seharusnya. Lebih dari sepertiganya mengalami obesitas dan 6% lainnya disebut mengalami "obesitas ekstrim."

Tidak ada penjelasan di balik statistik menyedihkan tersebut. Namun sebuah survei menemukan bahwa pekerjaan dapat berkontribusi pada meningkatnya obesitas.

CareerBuilder.com melakukan survey kepada lebih dari 3.000 pekerja dan menemukan bahwa pekerjaan membuat kita gemuk. Hampir 60 % responden mengatakan mereka merasa kelebihan berat badan.

Empat dari sepuluh responden mengatakan mereka telah berat badan mereka naik dalam pekerjaan mereka saat ini. Kenaikan tersebut mencapai lebih kurang dari 40 % daripada tahun lalu. Lebih dari 20 % responden mengatakan berat mereka naik 4 kg lebih.

CareerBuilder menyebut tempat kerja saat ini sebagai"penyebab mulurnya lingkar pinggang". Pekerja di penyedia jasa dan IT yang paling banyak mengalami kenaikan berat badan.

Menurut para pegawai, ada beberapa penyebabnya. Lebih dari setengah responden mengatakan berat badan mereka bertambah karena sepanjang hari mereka hanya duduk di mejanya. 43 % responden mengatakan bahwa mereka terlalu lelah bekerja sehingga jarang berolahraga.

Orang-orang yang berat badannya naik lebih sering makan siang di meja dan banyak makan makanan ringan. Mereka juga cenderung kurang berolahraga.

Bahkan, meskipun 27 % dari responden mendapat fasilitas alat olahraga dari kantor, hampir dua pertiga memilih tidak menggunakannya.

Sementara itu 37% responden lain menyalahkan stress di tempat kerja yang menyebabkan kenaikan berat badan mereka. Ada keterkaitan antara stres dan kelebihan berat badan. Sebanyak 70 % responden mengalami stres yang tinggi dalam pekerjaannya dan berbobot lebih dari yang seharusnya.

Penemuan ini harus diperhatikan oleh perusahaan, karena kondisi ini semakin banyak dialami pekerja muda.Hampir 40% dari pekerja di bawah usia 35 sudah mengalami kelebihan berat badan, dan obesitas membuat biaya kesehatan yang dikeluarkan perusahaan meningkat.

Peneliti Australia menemukan tips yang menarik: berjalan kaki setelah makan siang dapat mengurangi kecemasan pekerja dan membuat mereka lebih antusias. | Labibah

back to top