Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Shower Puff: rumah yang sempurna bagi bakteri

Shower Puff: rumah yang sempurna bagi bakteri
New York- KoPi- Jika menggunakan Shower Puff agar badan bersih, mungkin sudah saatnya untuk memikirkan kembali rutinitas mandi menggunakan Shower Puff. Shower Puff adalah sejenis spons atau scrubber genggam yang dimaksudkan untuk membantu membersihkan daki atau kotoran yang menempel pada tubuh pada saat mandi. 

Sel kulit mati yang terangkat dari tubuh, terjebak dalam semua sudut dan celah matriks fibrosa Shower Puff. Shower Puff atau yang biasa di sebut spons merupakan rumah yang sempurna bagi bakteri. Kebiasaan yang buruk setelah mandi seperti meninggalkan spons di kamar mandi sampai digunakan berikutnya adalah waktu yang tepat bagi bakteri untuk berkembang biak. 

Bakteri akan memakan setiap bahan organik seperti sel-sel kulit yang tertinggal di spons. Setiap kali spons basah dan tidak begitu kering, organisme tumbuh dan berkembang. “Tanpa disadari kita telah menyebarkan sendiri bakteri dengan spons yang kita gunakan ketika mandi”, kata dr. Michele, salah satu dokter kulit di New York.

Di bawah kondisi yang tepat, bakteri ini dapat menyebabkan hal-hal menakutkan seperti staphylococcus yang lebih dikenal sebagai infeksi Staph pada kulit. Sementara kulit adalah organ yang melindungi kita dari banyak kuman. Jika lapisan kulit terluar mengelupas dan terinfeksi bakteri pada spons, hal itu akan menjadi lebih serius.

Untuk mencegah perkembang  biakan bakteri pada spons ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Memindahkan spons ke tempat yang tidak lembab atau ke tempat yang lebih terbuka agar cepat kering. Cuci lagi spons menggunakan sabun setelah digunakan pada saat mandi. Dan yang terakhir, ganti spons yang sudah berubah warna, bau, atau rusak dengan yang baru.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top