Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Sering duduk bisa meningkatkan resiko gagal jantung

Sering duduk bisa meningkatkan resiko gagal jantung

California-KoPi Duduk berjam-jam ternyata bisa meningkatkan resiko penyakit gagal jantung, Consel dan Heal melaporkan.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Circulation: Heart Failure, para peneliti mengatakan bahwa mereka telah meneliti 84.170 orang laik-laki yang beumur 45 sampai 69 tahun yang tidak memiliki penyakit gagal jantung. Selama 8 tahun dalam penelitian tersebut, para peneliti menganalisa perkembangan aktivitas gerakan mereka dan waktu duduk mereka.

Akhirnya, penelitian tersebut menunjukkan bahwa para lelaki yang aktivitas fisiknya rendah 52 persen kemungkinan besar bisa terserang penyakit gagal jantung dibandingkan dengan para lelaki yang aktivitas fisiknya tinggi. Kemudian, para lelaki yang menghabiskan waktu 5 jam atau lebih untuk duduk seharian kemungkinan besar terserang gagal jantung dibandingkan dengan para lelaki yang menghabiskan waktu duduk hanya 2 jam sehari.

"Jadilah lebih aktif bergerak dan kurangi duduk. Itulah pesan dari penelitian ini,” kata Ketua tim peneliti, Deborah Rohm Young of Kaiser Permanente di Pasdena, California. |Fox News|Fahrurrazi|Ed. URS|

back to top