Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Sering duduk bisa meningkatkan resiko gagal jantung

Sering duduk bisa meningkatkan resiko gagal jantung

California-KoPi Duduk berjam-jam ternyata bisa meningkatkan resiko penyakit gagal jantung, Consel dan Heal melaporkan.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Circulation: Heart Failure, para peneliti mengatakan bahwa mereka telah meneliti 84.170 orang laik-laki yang beumur 45 sampai 69 tahun yang tidak memiliki penyakit gagal jantung. Selama 8 tahun dalam penelitian tersebut, para peneliti menganalisa perkembangan aktivitas gerakan mereka dan waktu duduk mereka.

Akhirnya, penelitian tersebut menunjukkan bahwa para lelaki yang aktivitas fisiknya rendah 52 persen kemungkinan besar bisa terserang penyakit gagal jantung dibandingkan dengan para lelaki yang aktivitas fisiknya tinggi. Kemudian, para lelaki yang menghabiskan waktu 5 jam atau lebih untuk duduk seharian kemungkinan besar terserang gagal jantung dibandingkan dengan para lelaki yang menghabiskan waktu duduk hanya 2 jam sehari.

"Jadilah lebih aktif bergerak dan kurangi duduk. Itulah pesan dari penelitian ini,” kata Ketua tim peneliti, Deborah Rohm Young of Kaiser Permanente di Pasdena, California. |Fox News|Fahrurrazi|Ed. URS|

back to top