Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Sebenarnya keringat nggak bikin bau badan, tapi..

Sebenarnya keringat nggak bikin bau badan, tapi..

 Inggris-KoPi|Bau badan bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang. Sehingga mereka rela menyemprotkan deodoran agar tubuhnya tetap wangi.

Sebuah penelitian dari New York university menyebutkan pada dasarnya keringat sendiri tidak bau, tetapi lain ceritanya jika kerigat bercampur dengan bakteri bau busuk.

Bakteri berpesta protein gula di dalam tubuh, bakteri melepaskan zat kimia thioalcohols yang menyebabkan bau busuk.

Peneliti mengambil sampel 20 jenis bakteri yang hidup di kulit dan di bawah lengan. Teridentifikasi ada tiga jenis yang bisa menimbulkan bau.

Para ilmuwan telah mengidentifikasi gen kunci, ketika mereka ditempatkan di bug perut E coli, mereka menimbulkan bau keringat.

Peneliti utama Dr Dan Bawdon mengatakan: "Karya ini membuka pemahaman kita tentang proses biokimia tertentu yang terlibat dalam produksi bau badan.

Deodoran yang ada hanya membunuh bakteri yang ada di ketiak. Berbekal pengetahuan baru ini, akan dirumuskan deodoran super tanpa bug sedikitpun.

Para ilmuwan sekarang ingin mempelajari bug di balik kimia kedua, ketika thioalcohols memberikan bau keringat khas.

Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa bau ketiak pria dan wanita sangat berbeda, dengan wanita, tampaknya, berbau bawang dan jeruk, dan laki-laki, keju.|dailymail.co.uk|Winda Efanur FS|

back to top