Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Rahasia umur panjang: "be happy"

Rahasia umur panjang: "be happy"

Queensland-KoPi, Ketika bintang artis pop, Bobby McFerrin menyanyikan lagu “Don’t Worry, Be Happy,” dia bukan hanya menujukkan irama saja. Ia kelihatannya juga menyarankan nasehat tentang kesehatan.

Sebuah penelitian dari University of Queensland telah menemukan bahwa sebuah tindakan positif bisa meningkatkan sistem imun dan bahkan bisa memperpanjang usia.

Para peneliti di Prodi Psikologi di Universitas tersebut menemukan bahwa para orang tua yang fokus terhadap informasi yang positif menjadi lebih bahagia dan lebih sehat juga.

“Penelitian kami menyarankan bahwa fokus untuk terhadap hal yang positif bisa membantu menjaga kesehatan mereka yang semakin menurun,” ujar Elise Kalokerinos ketua tim peneliti.

Penelitian ini dilakukan selama 2 tahun terhadap 50 orang tua yang berumur 65 hingga 90 tahun. Partisipan ditunjukkan serentetan foto yang positif dan negatif, yang kemudian mereka diminta untuk mengingatnya, kemudian imun mereka juga diukur melalui serentetan tes darah.

Penelitian ini diterbitkan dalam majalah Psychology and Ageing, yang menunjukkan bahwa partisipan yang banyak mengingat foto yang positif, imunnya menjadi berfungsi lebih baik hingga dua tahun kemudian.

“Seseorang yang fokus terhadap informasi yang positif dari pada informasi yang negatif kemungkinan akan dapat menanggulangi situasi menegangkan dengan baik, bisa memandang lebih positif terhadap kehidupan, bisa menjaga interaksi sosial yang positif, sehingga itu bermanfaat juga bagi imun.”


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top