Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Peringatan gambar efektif untuk mengurangi perokok

Peringatan gambar efektif untuk mengurangi perokok

Beijing-KoPi, Merokok adalah masalah besar di China karena merupakan konsumen rokok terbesar di dunia, dan sekarang WHO meinginkan label peringatan rokok semakin lebih hidup.

Para ahli mengatakan peringatan melalui teks, seperti "Merokok berbahaya bagi kesehatan Anda," tidak lagi mengurangi jumlah perokok, dan perlu diganti dengan peringatan yang berbentuk gambar.


Saran tersebut muncul setelah ada laporan dari WHO and the International Tobacco Control Policy Evaluation Project pada hari Selasa (8/4/2014). Laporan itu mengatakan bahwa China bisa menurunkan jumlah perokok dengan peringatan melalui gambar di kemasan rokok dengan format yang besar.


Dr Bernhard Schwartlnder, perwakilan WHO di China, mengatakan bahwa perokok kemungkinan besar lebih baik dan lebih banyak memperhatikan peringatan melalui pesan gambar.


Liang Xiaofeng, wakil direktur Chinese Center for Disease Control and Prevention, mengatakan bahwa penyakit yang berhubungan dengan merokok sangat mengancam kesehatan masyarakat dan peringatan berbentuk gambar mungkin adalah cara yang paling efektif untuk mengurangi jumlah perokok.

(Fahrurrazi)

back to top