Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Perempuan yang menyusui, terhindar dari depresi

Perempuan yang menyusui, terhindar dari depresi

London-KoPi- Sebuah penelitian baru terhadap 10.000 ibu menunjukkan bahwa para wanita yang menyusui bayi, dengan signifikan resiko depresi setelah mereka pasca masa melahirkan lebih rendah dari pada yang tidak menyusui.

Penelitian tersebut, dilakukan oleh ilmuwan Inggris dan Spanyol, diterbitkan dalam jurnal Inggris yang bernama Maternal and Child Health.

Depresi tersebut juga diteliti 2 kali selama mengandung, sehingga para peneliti dapat memiliki data kondisi ibu sebelum melahirkan.

Penelitian menunjukkan bahwa para ibu yang memilih untuk menyusui 50% hampir tidak mengalami depresi dari pada para ibu yang tidak.

Menurut para peneliti, hubungan antara menyusui dan depresi biasanya diketahui setelah sang bayi berumur 8 minggu.

“Menyusui sangat bermanfaat sang bayi, utamanya dalam kesehatan fisik perkembangan kognitif sang bayi,” ketua tim peneliti Maria Lacovou dari Cambridge University menjelaskan. “Penelitian menunjukkan bahwa menyusui juga bermanfaat bagi kesehatan mental sang ibu,” tambahnya.

Para ahli juga mengatakan bahwa, dampak dari kesehatan mental ibu berdampak bagi bayinya, karena penelitian sebelumnya mengatakan bahwa depresi mempunyai dampak negatif dalam beberapa aspek perkembangan anak.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhua News

back to top