Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Orang sehat, dapurnya bersih

Orang sehat, dapurnya bersih

Washington-KoPi| Memperhatikan bahan bakar memasak dan ventilasi dapur agar menjadi lebih baik dapat mengurangi risiko terkena penyakit paru-paru, menurut para peneliti China saat melakukan penelitian sekitar 4 tahun lalu (25/3/2014).

Penelitian tersebut dipimpin oleh Pixin Ran dari Guanzhou Medical University China, diikuti 996 orang desa dari Cina selatan selama sembilan tahun untuk meneliti efek dari bahan bakar yang bersih dan ventilasi dapur yang lebih baik terhadap fungsi paru-paru dan penyakit yang ditimbulkan.

Menurut para peneliti, sekitar tiga miliar orang di seluruh dunia menghangatkan rumah mereka dan memasak dengan membakar biomassa seperti kayu atau kotoran hewan, sehingga menyebabkan lebih dari satu juta kematian per tahun akibat penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Dalam penelitian ini, para peneliti yang mengusulkan kepada hampir 1.000 peserta dari 12 desa untuk mrnggunakan biogas, bahan bakar bersih yang mudah terbakar yang terbuat dari kompos dan menjadi ventilasi dapur leibh baik.

Para peserta memberikan rincian tentang gaya hidup mereka dan fungsi paru-parunya yang telah diukur baik ketika awal penelitian dan pada akhir penelitian, sembilan tahun kemudian. Beberapa juga diwawancarai dan diperiksa tiga atau enam tahun kemudian ketika penelitian telah dimulai.

Para peneliti juga menguji kualitas udara dalam ruangan rumah peserta secara acak.

Dibandingkan dengan mereka yang memilih untuk tidak mengubah bahan bakar atau ventilasi dapurnya, peserta yang menggunakan biogas dan meningkatkan ventilasi dapurnya fungsi paru-parunya tetap baik walaupun sudah semakin lanjut usia, para peneliti menemukan.

Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal PLoS Medicine Amerika Serikat. |Xinhuanet|Fahrurrazi|

back to top