Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Obesitas, beresiko kanker payudara

Obesitas, beresiko kanker payudara

KoPi. Menurut dua studi baru yang dirilis foxnews 6 November lalu, obesitas meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita Hispanik dan Afrika-Amerika pasca-menopause.

Penelitian pertama, dari Cancer Prevention Institute of California, 3.200 wanita Hispanik mengalami menopause - memiliki risiko lebih tinggi terkena tumor payudara.

Penelitian kedua, dari Rutgers Institut Kanker New Jersey, menganalisis 15.000 wanita Afrika Amerika dan menemukan bahwa, wanita Amerika Afrika pasca menopause yang obesitas memiliki 31 persen peningkatan risiko tumor.

Obesitas, menopause, dan kanker payudara saling terkait: Estrogen mendorong pertumbuhan kanker payudara. Kadar estrogen meningkat ketika ada banyak jaringan lemak dalam tubuh. 

Wanita gemuk di atas usia 18 usia 50 dan 60 yang menopause memiliki resiko tinggi terkena kanker payudara. Setelah menopause, indung telur berhenti memproduksi hormon. Membentuk sel-sel lemak menjadi sumber sebagian besar produksi estrogen dalam tubuh. 

Jaringan lemak berarti kadar estrogen tinggi, tingkat estrogen tinggi meningkatkan resiko tinggi kanker payudara. Wanita gemuk beresiko kanker payudara karena peradangan diproduksi oleh sel-sel lemak. Orang kelebihan berat badan 80 persen lebih mungkin terkena kanker payudara. 

 

Winda Efanur Fs

Foxnews.com

 

 

 

 

back to top