Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Obesitas: Ancaman bagi negara-negara maju

Obesitas: Ancaman bagi negara-negara maju

KoPiObesitas atau kelebihan berat badan dari standar ukuran yang ideal menjadi pusat perhatian organisasi pemerhati kesehatan terbesar di dunia, WHO (World Health Organization). Pasalnya, obesitas kini menjadi hal yang lumrah bagi kebanyakan masyarakat di negara-negara Eropa.

Obesitas ini disebabkan oleh sikap masyarakat yang malas berolahraga dan kecenderungan mereka dalam memilih mengkonsumsi makanan dengan kadar lemak, garam dan gula yang tinggi.

Duta WHO di Eropa, Zsuzsanna Jakab menuturkan bahwa pandangan masyarakat Eropa mengenai tubuh yang normal kini telah bergeser. Lebih lanjut ia memaparkan: "Obesitas kini menjadi hal yang lumrah. Seyogyanya, kita tidak membiarkan generasi penerus kita tumbuh dan mengalamai obesitas. Sikap malas untuk berolahraga dan kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan tinggi gula, garam dan lemak itu sungguh mematikan."

Walaupun menjadi ancaman, sebenarnya obesitas dapat dicegah dengan kerjasama seluruh elemen masyarakat di negara-negara maju tersebut. Joao Breda, Manajer Bidang Nutrisi, Aktivitas Fisik dan Obesitas WHO di Eropa menyatakan:"Pihak pemerintah kota dapat membantu mengurangi resiko obesitas dengan menyediakan lahan hijau dan tempat berjalan yang menarik untuk masyarakat baik itu dalam dan luar ruangan."

WHO menambahkan, pemerintah juga dapat membantu mengurangi resiko obesitas dengan menetapkan pajak dan pembatasan pada iklan produk makanan yang tidak sehat. Jika dua hal tersebut dapat dilakukan, maka resiko obesitas akan dapat diturunkan. |The Independent| Ana Puspita Sari|

back to top