Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Obesitas: Ancaman bagi negara-negara maju

Obesitas: Ancaman bagi negara-negara maju

KoPiObesitas atau kelebihan berat badan dari standar ukuran yang ideal menjadi pusat perhatian organisasi pemerhati kesehatan terbesar di dunia, WHO (World Health Organization). Pasalnya, obesitas kini menjadi hal yang lumrah bagi kebanyakan masyarakat di negara-negara Eropa.

Obesitas ini disebabkan oleh sikap masyarakat yang malas berolahraga dan kecenderungan mereka dalam memilih mengkonsumsi makanan dengan kadar lemak, garam dan gula yang tinggi.

Duta WHO di Eropa, Zsuzsanna Jakab menuturkan bahwa pandangan masyarakat Eropa mengenai tubuh yang normal kini telah bergeser. Lebih lanjut ia memaparkan: "Obesitas kini menjadi hal yang lumrah. Seyogyanya, kita tidak membiarkan generasi penerus kita tumbuh dan mengalamai obesitas. Sikap malas untuk berolahraga dan kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan tinggi gula, garam dan lemak itu sungguh mematikan."

Walaupun menjadi ancaman, sebenarnya obesitas dapat dicegah dengan kerjasama seluruh elemen masyarakat di negara-negara maju tersebut. Joao Breda, Manajer Bidang Nutrisi, Aktivitas Fisik dan Obesitas WHO di Eropa menyatakan:"Pihak pemerintah kota dapat membantu mengurangi resiko obesitas dengan menyediakan lahan hijau dan tempat berjalan yang menarik untuk masyarakat baik itu dalam dan luar ruangan."

WHO menambahkan, pemerintah juga dapat membantu mengurangi resiko obesitas dengan menetapkan pajak dan pembatasan pada iklan produk makanan yang tidak sehat. Jika dua hal tersebut dapat dilakukan, maka resiko obesitas akan dapat diturunkan. |The Independent| Ana Puspita Sari|

back to top