Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Obat anti keriput, penyembuh kanker perut

Obat anti keriput, penyembuh kanker perut

Washington-KoPi- Botox, penghilang keriput yang terkenal, bisa menjadi obat yang efektif untuk menyembuhkan kanker perut, sebuah penelitian baru mengatakan.

Penemuan tersebut diterbitkan dalam jurnal Science Translational Medicine, menunjukkan bahwa obat tersebut memperlambat perkembangan kanker dan menghilangkan sinyal-sinyal yang dikirim oleh urat yang berhubungan dengan sel batang kanker.

Para peneliti sejauh ini telah melakukan percobaan kepada tikus, dan sebentar lagi akan melakukan percobaan kepada manusia.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa urat-urat tersebut mengontrol sel batang kanker,” kata ketua tim peneliti Duan Chen, professor dari Norwegian University of Science dan Technology dan Timothy Wang, professor dari Columbia University.

“Kami menemukan bahwa dengan menghilangkan dampak dari urat tersebut, sel batang pada kanker menjadi hilang, sehingga bisa menyembuhkan dan mencegah kanker,” kata Chen.

“Penemuan bahwa Botox bisa secara efektif menyembuhkan kanker sangat mengejutkan,” imbuh Chen.

Botox dibuat dari toksin yang diproduksi oleh bacterium clostridium botulinum dan di kenal oleh masyarakat sebagai perawatan kecantikan, tapi juga bisa dijadikan sebagai obat penyembuh penyakit lain.

“Kami yakin bahwa penemuan ini adalah penyembuhan yang baik karena bisa digunakan di daerah mana pun dan langsung menarget sel batang kanker. Botox tersebut bisa disuntikkan melalui gastroscopy dan hanya membutuhkan pasien tinggal di rumah sakit beberapa jam saja.” Imbuh Chen.


(Fahrurrazi)

back to top