Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Kongres Internasional ITCP Ke 11 fokus pada pencegahan penyakit tropis

Kongres Internasional ITCP Ke 11 fokus pada pencegahan penyakit tropis

Sleman-KoPi|International society of Tropical Pediatrics (ISTP) kembali menggelar kongres international tiga tahunan bertajuk The International Congress of Tropical Pediatric (ITCP) ke 11 di Mataram City International Convention Center Yogya dari tanggal 4-7 Agustus 2017.

Selama 4 hari, kongres ini diikuti 539 partisipan ,pembicara nasional dan international yang memiliki latar belakang pendidikan kesehatan dan memiliki fokus pada penyakit negara tropis.

"Jumlah partisipan internasional hingga 539 partisipan, baik mereka itu pembicara atau partisipan. Dan 19 negara termasuk indonesia yang mengikuti kongress ini,"jelas Sri Rezeki,Ketua Kongres ITCP, saat jumpa pers di Hotel Alana,Sabtu (5/8).

Sementara untuk tema yang diangkat pada Kongres kali ini berjudul "Global Challanges Interventions (Prevention ,Control,Elimination and Eradication) To Reduce Neglected Tropical Disease :Improving Quality of New Generatio".

Selama 4 hari pula,Kongress akan membahas strategi pencegahan ,pengendalian, dan Pemberantasan penyakit menular di daerah tropis seperti Vaksinasasi ,Dengue, Malaria ,Zika,Demam,Tifoid, Diare,TBC,Pneumonia ,dan lain-lain?

Ketua Kongres, Sri Rezeki mengungkapkan Anak-anak merupakan salah satu subjek utama dalam pembahasan kongress kali ini. Ia melanjutkan pembahasan penyakit pada anak akan semakin dalam pada kongress ini.

"Kita bukan hanya membahas Penyakitnya, namun juga pencegahan dan pengobatannya,"ucapnya.

Direktur Eksekutif ISTP Lulu Bravo sendiri menggaris bawahi bahwa langkah ISTP terfokus pada pencegahan dan pengobatan penyakit tropis baik itu lewat vaksin atau bukan ,dan terfokus dari subjek bayi sampai orang dewasa.

Lebih lanjut,pihaknya berusahan menekan angka kematian pada penyakit tropis lewat kongress ini. Lewat pemberian vaksin dan konsultasi yang baik ,Ia pun berharap seperti demam berdarah dengue,polio,dan penyakit tropis lainnya dapat dicegah dan disembuhkan.

"Kami juga berusaha mengurangi angka kematian dari anak, dan penyakit orang dewasa. Sehingga kita ingin sampaikan bahwa semua panyakit dapat disembuhkan dan dicegah,"ujar Lulu.

Sementara itu Presiden ISTP,Prof. Fredd Were mengatakan bahwa tidak hanya anak yang menjadi subjek pencegahan penyakit tropis oleh ICTP. Subjek ibu pun menjadi fokus utama dalam langkah pencegahan penyakit.

Kepala Ikatan dokter Anak Indonesia,Aman Bhakti Pulungan pun menimpali bahwa kongress ini sejalan dengan program pemerintah dalam mencegah penyakit tropis di Indonesia khususnya yang menimpa anak-anak.

"Kita ingin belajar dari orang luar tentang pencegahan penyakit dan orang luar belajar juga dari kita ,"pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top