Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Kanker payudara dan BRA tidak ada hubungannya

Kanker payudara dan BRA tidak ada hubungannya
USA-KoPi- Sebelumnya ada sebuah berita yang mengatakan pemakaian bra dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker payudara pada wanita. Akan tetapi penelitian baru yang didanai US National Cancer Institute yang diterbitkan dalam jurnal Epidemiology Kanker, Biomarkers & Prevention pada 5 September menyangkal adanya tudingan tersebut. 

"Kami tidak menemukan bukti bahwa pemakaian bra dikaitkan dengan kanker payudara," kata Lu Chen seorang penulis dan peneliti di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle. Dia juga seorang mahasiswa doktoral di epidemiologi di University of Washington School of Public Health. 

Chen memutuskan untuk melihat masalah ini karena laporan media yang mengatakan bahwa bra dapat menghambat sirkulasi getah bening sehingga meningkatkan risiko kanker payudara. 

Tim Chen mengevaluasi lebih dari 1.000 wanita yang terdiagnosis terkena kanker payudara antara tahun 2000 dan 2004 kemudian membandingkannya dengan 469 wanita sehat yang tidak terkena kanker payudara. 

Para peneliti mengumpulkan informasi tentang ukuran cup bra, apakah bra yang mereka kenakan memiliki underwires dan berapa lama setiap hari mereka memakai mereka dan ketika mereka mulai memakai bra.

Perempuan juga mengatakan kepada peneliti tentang riwayat keluarga kanker payudara, tinggi dan berat badan mereka, tingkat pendidikan, ras, pendapatan, apakah mereka menggunakan terapi penggantian hormon dan apakah mereka telah memiliki mammogram baru-baru ini. 

Setelah hasil penelitian ditemukan, Chen mengatakan kebiasaan mengenakan bra tidak ada hubungannya sama sekali dengan kanker payudara. Sebaliknya, wanita aman menggunakan bra.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.health.com

 

back to top