Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Hipertensi membuat mata buta

Hipertensi membuat mata buta

Jogja-KoPi| Dr. Suhardjo,SU, Sp.M(K) mengungkapkan bahwa penyakit darah tinggi atau hipertensi memiliki resiko terjangkit penyakit mata yang mengarah kebutaan. Hipertensi sendiri adalah penyakit dimana seseorang memiliki tekanan darah melebihi 140/90mmHG. Dr. Suhardjo menjelaskan penyakit hipertensi memiliki resiko terkena penyakit mata seperti katarak, Penyakit retina,dan Glaukoma.

"Pasien Hipertensi sendiri memiliki resiko penyakit mata yang mengarah ke kebutaan,seperti katarak, Retinatropi,dan Glaukoma,"jelas Suhardjo saat Jumpa pers di RSUP Sardjito, Senin (15/5).

Suhardjo memaparkan terdapat angka resiko yang menunjukkan pasien hipertensi dapat terjangkit penyakit mata. Seperti Katarak, pasien hipertensi yang berusia 60 tahun memiliki resiko terjangkit 1,49 kali dibanding dengan pasien yang memiliki tekanan darah normal.

Sementara untuk penyakit mata lainnya seperti Retinatropi dan Glaukoma,Suhardjo menjelaskan dari kasus studi di Iran tahun 2016, ditemukan pasien Retinatropi di Iran,39,9% memiliki penyakit hipertensi.

Untuk kasus Glaukoma sendiri, Dr. Tatang Gani SpM(K),selaku subdivisi Glaukoma mengatakan terdapat peluang dari total seluruh pasien Glaukoma di Inggris,20-25% pasien juga memiliki penyakit hipertensi.

"Di Inggris sekitar 400.000 pasien Glaukoma, sebanyak lebih dari 20% pasien adalah pasien hipertensi,"lanjutnya.

Menyingkapi hal ini,sekaligus peringatan hari hipertensi sedunia pada tanggal 17 Mei mendatang, pihaknya meminta kepada pasien hipertensi lebih peduli terhadap tensi darah masing-masing dan kesehatan mata.

Dia pun menyarankan kepada pasien hipertensi agar selalu melakukan cek kesehatan seperti pengecekan mata ke spesialis mata dan mengontrol tensi darah dengan meminum obat penurun tensi.

"Setahun sekali kami sebagai dokter spesialis mata menyarankan untuk melakukan pengecekan mata untuk mengetahui apakah pasien hipertensi terkena penyakit mata atau tidak," tandasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top