Menu
Teroris mencoba mengebom Masjidil Haram

Teroris mencoba mengebom Masjidil H…

Makkah-KoPi| Aksi teroris...

Segera daftarkan kompetisi usaha kreatif  SOPREMA sebelum tutup 9 Juli 2017

Segera daftarkan kompetisi usaha kr…

Jogja–KoPi| Ratusan peser...

Mosul segera akan dibebaskan dari cengkeraman ISIS

Mosul segera akan dibebaskan dari c…

Baghdad-KoPi| Pembebasan ...

Instagram desainer muslimah Jogja kena hack

Instagram desainer muslimah Jogja k…

Yogyakarta-KoPi | Akun me...

Basarnas minta masayarakat cepat hubungi lewat Call Center 115 bila ada masalah

Basarnas minta masayarakat cepat hu…

Bantul-KoPi|Plt Kepala Ba...

KASAD SAFARI RAMADAHAN DI AKADEMI MILITER

KASAD SAFARI RAMADAHAN DI AKADEMI M…

Akmil – Kepala Staf Angka...

Basarnas siagakan anggotanya mengawal liburan Idul Fitri1438

Basarnas siagakan anggotanya mengaw…

Bantul-KoPi|Badan SAR Nas...

PLN janjikan tak ada pemadaman listrik selama lebaran di Jateng dan DIY

PLN janjikan tak ada pemadaman list…

Jogja-KoPI|PLN Jawa Tenga...

Inilah 5 alasan PLN mencabut subsidi istrik

Inilah 5 alasan PLN mencabut subsid…

Jogja-KoPi| Audi Damal, M...

Wakil Rektor UMP jadi Doktor ke-40 UMY

Wakil Rektor UMP jadi Doktor ke-40 …

Bantul-KoPi| Wakil Rektor...

Prev Next

Hipertensi membuat mata buta

Hipertensi membuat mata buta

Jogja-KoPi| Dr. Suhardjo,SU, Sp.M(K) mengungkapkan bahwa penyakit darah tinggi atau hipertensi memiliki resiko terjangkit penyakit mata yang mengarah kebutaan. Hipertensi sendiri adalah penyakit dimana seseorang memiliki tekanan darah melebihi 140/90mmHG. Dr. Suhardjo menjelaskan penyakit hipertensi memiliki resiko terkena penyakit mata seperti katarak, Penyakit retina,dan Glaukoma.

"Pasien Hipertensi sendiri memiliki resiko penyakit mata yang mengarah ke kebutaan,seperti katarak, Retinatropi,dan Glaukoma,"jelas Suhardjo saat Jumpa pers di RSUP Sardjito, Senin (15/5).

Suhardjo memaparkan terdapat angka resiko yang menunjukkan pasien hipertensi dapat terjangkit penyakit mata. Seperti Katarak, pasien hipertensi yang berusia 60 tahun memiliki resiko terjangkit 1,49 kali dibanding dengan pasien yang memiliki tekanan darah normal.

Sementara untuk penyakit mata lainnya seperti Retinatropi dan Glaukoma,Suhardjo menjelaskan dari kasus studi di Iran tahun 2016, ditemukan pasien Retinatropi di Iran,39,9% memiliki penyakit hipertensi.

Untuk kasus Glaukoma sendiri, Dr. Tatang Gani SpM(K),selaku subdivisi Glaukoma mengatakan terdapat peluang dari total seluruh pasien Glaukoma di Inggris,20-25% pasien juga memiliki penyakit hipertensi.

"Di Inggris sekitar 400.000 pasien Glaukoma, sebanyak lebih dari 20% pasien adalah pasien hipertensi,"lanjutnya.

Menyingkapi hal ini,sekaligus peringatan hari hipertensi sedunia pada tanggal 17 Mei mendatang, pihaknya meminta kepada pasien hipertensi lebih peduli terhadap tensi darah masing-masing dan kesehatan mata.

Dia pun menyarankan kepada pasien hipertensi agar selalu melakukan cek kesehatan seperti pengecekan mata ke spesialis mata dan mengontrol tensi darah dengan meminum obat penurun tensi.

"Setahun sekali kami sebagai dokter spesialis mata menyarankan untuk melakukan pengecekan mata untuk mengetahui apakah pasien hipertensi terkena penyakit mata atau tidak," tandasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top