Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Hipertensi membuat mata buta

Hipertensi membuat mata buta

Jogja-KoPi| Dr. Suhardjo,SU, Sp.M(K) mengungkapkan bahwa penyakit darah tinggi atau hipertensi memiliki resiko terjangkit penyakit mata yang mengarah kebutaan. Hipertensi sendiri adalah penyakit dimana seseorang memiliki tekanan darah melebihi 140/90mmHG. Dr. Suhardjo menjelaskan penyakit hipertensi memiliki resiko terkena penyakit mata seperti katarak, Penyakit retina,dan Glaukoma.

"Pasien Hipertensi sendiri memiliki resiko penyakit mata yang mengarah ke kebutaan,seperti katarak, Retinatropi,dan Glaukoma,"jelas Suhardjo saat Jumpa pers di RSUP Sardjito, Senin (15/5).

Suhardjo memaparkan terdapat angka resiko yang menunjukkan pasien hipertensi dapat terjangkit penyakit mata. Seperti Katarak, pasien hipertensi yang berusia 60 tahun memiliki resiko terjangkit 1,49 kali dibanding dengan pasien yang memiliki tekanan darah normal.

Sementara untuk penyakit mata lainnya seperti Retinatropi dan Glaukoma,Suhardjo menjelaskan dari kasus studi di Iran tahun 2016, ditemukan pasien Retinatropi di Iran,39,9% memiliki penyakit hipertensi.

Untuk kasus Glaukoma sendiri, Dr. Tatang Gani SpM(K),selaku subdivisi Glaukoma mengatakan terdapat peluang dari total seluruh pasien Glaukoma di Inggris,20-25% pasien juga memiliki penyakit hipertensi.

"Di Inggris sekitar 400.000 pasien Glaukoma, sebanyak lebih dari 20% pasien adalah pasien hipertensi,"lanjutnya.

Menyingkapi hal ini,sekaligus peringatan hari hipertensi sedunia pada tanggal 17 Mei mendatang, pihaknya meminta kepada pasien hipertensi lebih peduli terhadap tensi darah masing-masing dan kesehatan mata.

Dia pun menyarankan kepada pasien hipertensi agar selalu melakukan cek kesehatan seperti pengecekan mata ke spesialis mata dan mengontrol tensi darah dengan meminum obat penurun tensi.

"Setahun sekali kami sebagai dokter spesialis mata menyarankan untuk melakukan pengecekan mata untuk mengetahui apakah pasien hipertensi terkena penyakit mata atau tidak," tandasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top