Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Galur virus flu burung, flu H5N3 merebak di Taiwan

Galur virus flu burung, flu H5N3 merebak di Taiwan

Taipei-KoPi|Sebuah strain (galur) flu burung diidentifikasi sebagai H5N3 terdeteksi pada dua peternakan angsa di selatan Taiwan Pingtung dan Kaohsiung kabupaten, otoritas pertanian di pulau itu, Jumat ini.

Menurut lembaga pertanian sebuah peternakan angsa di ujung selatan dari Pingtung dikonfirmasi telah terkena virus H5N3 pada Kamis, ketika semua 2.000 angsanya mati. Virus itu juga ditemukan di peternakan unggas lain di Kaohsiung, di mana 333 angsa telah dimusnahkan.

Ini adalah pertama kalinya untuk strain H5N3 dideteksi di Taiwan. Tiga strain virus flu burung, termasuk varian H5N2 dan H5N8, telah dikonfirmasi sejak wabah flu burung dilaporkan pekan lalu.

Menurut pernyataan itu, lebih dari 36 peternakan unggas di Taiwan ditemukan terinfeksi flu burung pada 18:00 Kamis. Pemusnahan unggas telah dilakukan pada 44 peternakan.

Statistik resmi menunjukkan bahwa 39 dari peternakan memiliki virus H5N2, sedangkan 23 yang terkena virus H5N8, dengan sisa 39 dipengaruhi oleh strain H5 virus flu burung.

Kasus pertama di wabah terbaru dikonfirmasi pada 9 Januari, ketika burung di sebuah peternakan ayam di Pingtung ditemukan telah terinfeksi oleh virus H5N. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top