Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Galur virus flu burung, flu H5N3 merebak di Taiwan

Galur virus flu burung, flu H5N3 merebak di Taiwan

Taipei-KoPi|Sebuah strain (galur) flu burung diidentifikasi sebagai H5N3 terdeteksi pada dua peternakan angsa di selatan Taiwan Pingtung dan Kaohsiung kabupaten, otoritas pertanian di pulau itu, Jumat ini.

Menurut lembaga pertanian sebuah peternakan angsa di ujung selatan dari Pingtung dikonfirmasi telah terkena virus H5N3 pada Kamis, ketika semua 2.000 angsanya mati. Virus itu juga ditemukan di peternakan unggas lain di Kaohsiung, di mana 333 angsa telah dimusnahkan.

Ini adalah pertama kalinya untuk strain H5N3 dideteksi di Taiwan. Tiga strain virus flu burung, termasuk varian H5N2 dan H5N8, telah dikonfirmasi sejak wabah flu burung dilaporkan pekan lalu.

Menurut pernyataan itu, lebih dari 36 peternakan unggas di Taiwan ditemukan terinfeksi flu burung pada 18:00 Kamis. Pemusnahan unggas telah dilakukan pada 44 peternakan.

Statistik resmi menunjukkan bahwa 39 dari peternakan memiliki virus H5N2, sedangkan 23 yang terkena virus H5N8, dengan sisa 39 dipengaruhi oleh strain H5 virus flu burung.

Kasus pertama di wabah terbaru dikonfirmasi pada 9 Januari, ketika burung di sebuah peternakan ayam di Pingtung ditemukan telah terinfeksi oleh virus H5N. |xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top