Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

‘Berdirilah!’ bila ingin awet muda

‘Berdirilah!’ bila ingin awet muda

Swedia-KoPi, Cara terbaik agar awet muda bukan lah olahraga. Profesor Mai-Lis Hellenius, dari Karolinska University Hospital di Stockholm, Swedia, mengatakan bahwa berdiri adalah mekanisme paling baik untuk tidak menjadi tua.

Dia menemukan bahwa menghabiskan waktu dengan berdiri di atas kaki kita bisa melindungi DNA, sedangkan sering duduk bisa memperpendek telemore, penutup pelindung yang ada di ujung chromosome.

Telemore yang pendek berkaitan dengan penuaan dini, penyakit dan kematian dini, Telegraph UK melaporkan.

“Ada pertimbangan yang terus tumbuh bahwa tidak aktivitas fisik yang kurang tapi duduk dan perilaku yang menetap adalah ancaman kesehatan yang baru dan serius dalam waktu kita,” ujar Hellenius.

“Kami punya hipotesis bahwa mengurangi duduk berjam-jam lebih penting  dari pada meningkatkan waktu olahra, khususnya bagi orang yang sudah tua,” tambahnya.

Penelitian tersebut diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, yang menyampaikan bahwa walaupun orang yang sering olahraga lebih sehat, faktor yang paling pentingg adalah seberapa banyak waktu mereka duduk.

Peneliti menemukan bahwa sedikit duduk, memperpanjang telemore dan bisa memperpanjang umur.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top