Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Aduh! Nekat sekali dokter ini

Aduh! Nekat sekali dokter ini

Lamongan-KoPi | Lelaki tinggi berwajah kalem ini adalah seorang dokter. Bukan hanya sekedar dokter namun pakar metode pengobatan canggih yang masih jarang di Indonesia. Pada tahun 1990 ia mendirikan Klinik Majapahit di Lamongan. Ia memiliki pasien sangat banyak dari Lamongan dan kota-kota lainnya. Bagi seorang dokter, itu sangat cukup dan luar biasa.

Akan tetapi paska dokter ini menyelesaikan spesialis kedokteran klinik dan mempelajari teknologi medis stem cell, ia ingin sekali masyarakat Indonesia bisa mendapatkan penanganan dari teknologi tersebut. Beberapa tahun dokter bernama lengkap dr. M. Syaifudin, M.Biomed. (AAM), MARS ini melakukan penelitian stem cell.

Harga penanganan penyakit dengan teknologi stem cell sangat mahal. Klinik dan rumah sakit di Amerika Serikat meminta biaya USA $10.000 atau setara 130 juta rupiah sekali treatment. Jika pasien membutuhkan empat kali treatment maka menghabiskan 420 juta rupiah. Harga ini sama dengan rumah sakit di Singapura, Malaysia dan Thailand. 

Mengapa mahal? Tentu saja karena teknologi ini ampu mengobati sakit-sakit degeneratif seperti sakit jantung, diabetes, liver, ginjal atau bahkan ingin meremajakan kulit wajah. Dokter Udin, sapaan akrabnya, selama beberapa tahun terakhir bekerja keras melakukan penelitian di Lab Rumah Sakit Majapahit dan beberapa kampus kedokteran Indonesia maupun luar negeri.

Dokter Udin ingin sekali teknologi ini bisa diterapkan untuk masyarakat Indonesia harga terjangkau. Maka setelah sekian lama penelitian dan presentasi ilmiah internasional, dokter Udin menemukan teknologi stem cell yang murah. Teknologi ini kemudian ia aplikasikan di RS Majapahit Lamongan.

Sudah lebih dari 247 pasein sakit ginjal, diabetes sampai jantung mengalami kesembuhan. Harga sekali treatment hanya sekitar 7-8 juta. Sehingga pasien yang ingin segera sembuh bisa mendapatkan treatment stem cell dengan paket penuh yaitu 4-5 treatment. 

Tentu saja apa yang dilakukan oleh dokter Udin tersebut telah 'keluar' dari harga internasional. Namun dokter berkacamata dan humoris ini bertekad.

"Saya tidak mengejar profit. Ini bukan bisnis. Saya memang nekat. Akan tetapi kenekatan saya ini demi masyarakat Indonesia yang sehat tanpa berbiaya mahal." Pungkas dokter Udin kepada KoPi.

Pengobatan metode stem cell sakit-sakit degeneratif seperti jantung, diabetes, ginjal sampai liver bersama dokter Udin bisa ke RS Majapahit Jl. Sunan Drajad, Ds. Sidomukti No. 20 Lamongan Jawa Timur. Masyarakat yang berada di luar kota bisa telpon ke +6232-2322906. | YP |

back to top