Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

3 fakta mengenai cokelat

3 fakta mengenai cokelat news.health.com

KoPi-Studi menunjukkan bahwa antioksidan yang ditemukan dalam biji kakao dikenal dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga arteri tetap bersih; biji kakao juga dapat membantu mengurangi diabetes. Berikut adalah tiga hal yang mungkin tidak anda tahu mengenai cokelat.

 1.Mengandung lemak tak jenuh

Cocoa butter (sumber utama lemak dalam cokelat) mengandung asam oleat, lemak tak jenuh dalam minyak zaitun, dan asam stearat, sejenis lemak jenuh yang tidak menaikkan LDL kolesterol ‘jahat’.

2.Mengontrol nafsu makan

Peneliti Nestlé menemukan bahwa makan sekitar 1,5 oz. dark chocolate setiap hari membantu perempuan untuk melawan stres dan kecemasan serta mengurangi tingkat kortisol, yang terkait dengan stres yang menimbulkan nafsu makan bertambah. Laki-laki yang makan dark chocolate dengan kandungan kakao 70% akan lebih tahan lapar dibandingkan mereka yang makan milk chocolate, menurut sebuah studi di Universitas Copenhagen. Ketika makan pizza, laki-laki yang makan dark chocolate mengkonsumsi kalori 17% lebih sedikit.

3.Lebih baik pahit

Cocoa powder tanpa pemanis  dan masih alami mengandung antioksidan yang lebih tinggi serta bebas gula dan rendah lemak jika dibandingkan dengan jenis cokelat yang lain—namun cocoa powder akan terasa pahit. Ketika cocoa powder melewati proses alkalized (anda akan melihat istilah ini pada label), rasa akan menjadi tidak terlalu pahit. Namun, pengolahan tersebut secara siginifikan mengurangi jumlah antioksidan. Jadi, jika ingin memilih cocoa powder yang mengandung antioksidan yang tinggi, sebaiknya pilih cocoa powder yang tidak melalui proses alkalized. |news.health.com|Deby Rahmayanti|

back to top