Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

3 fakta mengenai cokelat

3 fakta mengenai cokelat news.health.com

KoPi-Studi menunjukkan bahwa antioksidan yang ditemukan dalam biji kakao dikenal dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga arteri tetap bersih; biji kakao juga dapat membantu mengurangi diabetes. Berikut adalah tiga hal yang mungkin tidak anda tahu mengenai cokelat.

 1.Mengandung lemak tak jenuh

Cocoa butter (sumber utama lemak dalam cokelat) mengandung asam oleat, lemak tak jenuh dalam minyak zaitun, dan asam stearat, sejenis lemak jenuh yang tidak menaikkan LDL kolesterol ‘jahat’.

2.Mengontrol nafsu makan

Peneliti Nestlé menemukan bahwa makan sekitar 1,5 oz. dark chocolate setiap hari membantu perempuan untuk melawan stres dan kecemasan serta mengurangi tingkat kortisol, yang terkait dengan stres yang menimbulkan nafsu makan bertambah. Laki-laki yang makan dark chocolate dengan kandungan kakao 70% akan lebih tahan lapar dibandingkan mereka yang makan milk chocolate, menurut sebuah studi di Universitas Copenhagen. Ketika makan pizza, laki-laki yang makan dark chocolate mengkonsumsi kalori 17% lebih sedikit.

3.Lebih baik pahit

Cocoa powder tanpa pemanis  dan masih alami mengandung antioksidan yang lebih tinggi serta bebas gula dan rendah lemak jika dibandingkan dengan jenis cokelat yang lain—namun cocoa powder akan terasa pahit. Ketika cocoa powder melewati proses alkalized (anda akan melihat istilah ini pada label), rasa akan menjadi tidak terlalu pahit. Namun, pengolahan tersebut secara siginifikan mengurangi jumlah antioksidan. Jadi, jika ingin memilih cocoa powder yang mengandung antioksidan yang tinggi, sebaiknya pilih cocoa powder yang tidak melalui proses alkalized. |news.health.com|Deby Rahmayanti|

back to top