Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

2019 BPJS Kesehatan mencakup seluruh warga

2019 BPJS Kesehatan mencakup seluruh warga

KoPi- Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Farid Moeloek, SpM, Minggu (9/11) kemarin mengumumkan tahapan untuk menjadi anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan. Tahapan ini akan sesuai dengan Undang-Undang SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) yang berlaku.

Moeloek juga menghimbau kepada masyarakat umum yang belum menjadi peserta BPJS  untuk dapat mendaftarkan diri secara mandiri atau bisa mendaftar di tempat mereka bekerja.
“Secara paralel, pemerintah memasukkan 1,7 juta penyandang masalah kesejahteraan sosial dlm tanggung jawab BPJS Kesehatan. Dan pada akhirnya pada 1 Januari 2019 BPJS Kesehatan akan meliputi seluruh penduduk” tulis Nila dalam akun twitternya  @NilaMoeloek.

Nila juga menambahkan, tahapan pertama mulai beroperasi pada tanggal 1 Januari 2014 meliputi Penerima Bantuan Iuran (PBI), PNS, TNI/Polri, peserta ASKES, Jamsostek serta keluarganya. Dan siapakah yang termasuk PBI itu? Sesuai dengan peraturan yang ada, PBI meliputi seluruh fakir miskin, warga negara yang tidak mampu, dan masyarakat yang memiliki cacat total permanen.

Kriteria fakir miskin dan orang tidak mampu akan disesuaikan dengan data dari Kementrian Sosial tentang penduduk miskin dan rentan miskin. Dan ini akan diperbaharui secara berkala. Masyarakat juga bisa membantu memberikan data yang benar dan akurat via unit pengaduan masyarakat di daerah masing-masing. Jika kartu BPJS Kesehatan hilang atau rusak, masyarakat bisa mengurus surat pernyataan hilang bermaterai, lalu melapor ke @BPJSKesehatanRI dengan menunjukkan KTP/Kartu Keluarga.

“Ingat untuk menabung dana kesehatan justru saat sedang sehat ya! Ayo kita bersama-sama mencegah dan menjaga..” pungkasnya. |Anisah Haidaratul Hanifah|

 

back to top