Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Tips mengamankan tas bagasi dari pencurian

Tips mengamankan tas bagasi dari pencurian
KoPi | Pernah kehilangan barang sewaktu check-in di bandara? Anda yang sering terbang pasti setidaknya pernah mengalami kejadian ini. Namun ternyata kasus semacam ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja. Bahkan bandara sekelas Miami International Airport dan John F. Kennedy International Airport pencurian bagasi penumpang juga terjadi.
 

Hal itu sempat menjadi ulasan kantor berita CNN. Dengan menggunakan kamera tersembunyi, CNN dan Kepolisian Miami-Dade menemukan fakta bahwa para petugas bagasi dan petugas keamanan bandara sering membongkar bagasi penumpang dan mengambil barang-barang mereka.

Bahkan CNN dan polisi mengatakan bandara John F. Kennedy merupakan bandara terburuk di Amerika dalam urusan pencurian bagasi ini. Begitu seriusnya, pada tahun 2013 El Al Airlines juga memasang kamera tersembunyi di ruang bagasi. Mereka menemukan petugas bagasi mengambil berbagai barang milik penumpang, seperti arloji Seiko seharga $ 5000, iPhone, iPad, kamera, cincin emas, dan uang tunai.

Eric Jordan, seorang traveler dari Amerika berpengalaman berbagi tips bagaimana menghindari pencurian bagasi semacam ini. Ia mengatakan jangan sekali-kali memasukkan barang seperti uang tunai, jam tangan, dan cincin di dalam tas bagasi. Barang-barang tersebut sebenarnya lebih praktis jika dikantongi atau dipakai.

"Jangan pernah sekalipun memasukkan barang berharga di dalam tas bagasi Anda, kecuali Anda siap menanggung resiko rusak, hilang, atau dicuri. Anda juga harus sadar bahwa bandara tidak akan bersedia mengganti barang-barang tersebut," ujar Jordan.

Jordan mengungkapkan, bandara masih mungkin mengganti barang yang hilang, namun hal itu sangat jarang dan biasanya disertai pengecualian.

Jordan menjabarkan beberapa barang yang sebaiknya tidak dimasukkan ke tas bagasi. Menurutnya, pihak bandara umumnya tidak bertanggungjawab atas kehilangan, kerusakan, terjadi pencurian, atau keterlambatan pengiriman atas barang-barang ini.

a. Uang tunai, mata uang asing

b. Surat-surat penting

c. Sekuritas

d. Kontrak bisnis dan dokumen

e. Perhiasan dan jam tangan

f. Kamera, kamera video, alat perekam, serta perlengkapannya

g. Peralatan elektronik

h. Komputer dan komponen-komponennya

i. Teropong, teleskop, dan alat-alat optik, termasuk kacamata

j. Peralatan makan perak

k. Batu mulia, logam berharga

l. Patung, lukisanm dan benda seni

m. Artefak bersejarah

n. Manuskrip

o. Buku atau publikasi yang berharga atau langka

q. Kunci

r. Sampel penjualan

s. Obat-obatan

t. Pakaian dari bulu

u. Tropi, piala, termasuk hasil buruan seperti tanduk

Jordan mengatakan cara terbaik untuk melindungi barang Anda dari pencurian adalah dengan tidak memberi kesempatan adanya tindak pencurian. "Letakkan barang berharga Anda di tas yang bisa dibawa ke kabin. Jika tidak cukup, bawa tas ekstra yang bisa dibawa ke kabin. Jika Anda perlu membawa barang berharga yang tidak cukup dimasukkan ke tas kabin, hubungi pihak airlines atau kirimkan lewat kurir," ungkapnya. | CNN, The Huffington Post

back to top