Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Salar de Uyuni, danau garam terbesar di dunia yang menakjubkan

Salar de Uyuni, danau garam terbesar di dunia yang menakjubkan

Salar de Uyuni, terletak di barat daya Bolivia dekat dengan puncak Andes. Merupakan salah satu tempat yang paling menawan di Amerika Selatan. Fotografer berkumpul ditempat ini setiap hari untuk menangkap pemandangan yang menakjubkan yang tercipta melalui transformasi geologi yang luar biasa.

Bolivia-KoPi- Luasnya 10.582 kilometer persegi menjadi dataran garam terbesar di dunia. Salar de Uyuni atau juga sering disebut Salar de Tunupa diperkirakan memiliki cadangan garam sebanyak 10 miliar ton.

 

30.000 – 40.000 tahun yang lalu daerah ini merupakan bagian dari danau raksasa prasejarah dikenal dengan nama Danau Minchin. Terjadi serangkaian transformasi di danau Minchin diantara beberapa danau yang luas, dan ketika danau tersebut mengering tersisa dua danau yaitu danau Poopo dan danau Uru – Uru dan dua gurun garam Salar de Coipasa dan Salar de Uyuni.

Pada saat musim kemarau dataran hamparan garam benar – benar kering tetapi pada saat musim hujan danau Poopo meluap dan membanjiri Salar de Copaisa dan Salar de Uyuni. Air melapisi hamparan garam yang sangat luas, tempat ini terlihat seperti cermin bumi sangat megah dibawah langit yang luas.

Dibawah permukaan Salar merupakan danau air asin yang dalamnya mencapai 2 – 20 meter. Danau ditutupi oleh kerak garam yang padat dengan ketebalan yang bervariasi antara puluhan sentimeter hingga beberapa meter.

Dibeberapa Salar terdapat beberapa pulau yang merupakan sisa – sisa puncak gunung berapi kuno yang terendam di era danau Minchin.
Salar mengandung natrium, kalium, lithium, magnesium dan boraks dalam jumlah yang sangat besar.

Dengan perkiraan 5.400.000 ton, Negara Bolivia memiliki sekitar setengah dari cadangan lithium di dunia, kebanyakan lithium ada di Salar de Uyuni. Meskipun memiliki cadangan yang besar, untuk menghindari penambangan yang berlebihan Presiden Bolivia, Evo Morales mengamankan lokasi ini dibawah pengendalian pemerintah.

Yang tak kalah menarik adalah tempat ini merupakan tempat perkembangbiakan burung flamingo. Terdapat tiga jenis burung flamingo yaitu andes, Chili dan James. Kehadiran burung – burung ini menambah keindahan Salar de Uyuni.

Pelancong yang ingin berwisata ke Salar de Uyuni juga akan disuguhkan dengan hotel – hotel dan bangunan yang dibuat menggunakan blok – blok garam, seperti dinding, lantai, meja dan perabotan lainnya.

Namun pelancong juga harus mewaspadai cuaca ekstrim yang kerap terjadi diwilayah ini, cuaca yang tidak stabil saat siang dan malam hari harus diperhatikan ketika hendak berlibur ke Salar de Uyuni.

Suci Wulandari

back to top