Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Salar de Uyuni, danau garam terbesar di dunia yang menakjubkan

Salar de Uyuni, danau garam terbesar di dunia yang menakjubkan

Salar de Uyuni, terletak di barat daya Bolivia dekat dengan puncak Andes. Merupakan salah satu tempat yang paling menawan di Amerika Selatan. Fotografer berkumpul ditempat ini setiap hari untuk menangkap pemandangan yang menakjubkan yang tercipta melalui transformasi geologi yang luar biasa.

Bolivia-KoPi- Luasnya 10.582 kilometer persegi menjadi dataran garam terbesar di dunia. Salar de Uyuni atau juga sering disebut Salar de Tunupa diperkirakan memiliki cadangan garam sebanyak 10 miliar ton.

 

30.000 – 40.000 tahun yang lalu daerah ini merupakan bagian dari danau raksasa prasejarah dikenal dengan nama Danau Minchin. Terjadi serangkaian transformasi di danau Minchin diantara beberapa danau yang luas, dan ketika danau tersebut mengering tersisa dua danau yaitu danau Poopo dan danau Uru – Uru dan dua gurun garam Salar de Coipasa dan Salar de Uyuni.

Pada saat musim kemarau dataran hamparan garam benar – benar kering tetapi pada saat musim hujan danau Poopo meluap dan membanjiri Salar de Copaisa dan Salar de Uyuni. Air melapisi hamparan garam yang sangat luas, tempat ini terlihat seperti cermin bumi sangat megah dibawah langit yang luas.

Dibawah permukaan Salar merupakan danau air asin yang dalamnya mencapai 2 – 20 meter. Danau ditutupi oleh kerak garam yang padat dengan ketebalan yang bervariasi antara puluhan sentimeter hingga beberapa meter.

Dibeberapa Salar terdapat beberapa pulau yang merupakan sisa – sisa puncak gunung berapi kuno yang terendam di era danau Minchin.
Salar mengandung natrium, kalium, lithium, magnesium dan boraks dalam jumlah yang sangat besar.

Dengan perkiraan 5.400.000 ton, Negara Bolivia memiliki sekitar setengah dari cadangan lithium di dunia, kebanyakan lithium ada di Salar de Uyuni. Meskipun memiliki cadangan yang besar, untuk menghindari penambangan yang berlebihan Presiden Bolivia, Evo Morales mengamankan lokasi ini dibawah pengendalian pemerintah.

Yang tak kalah menarik adalah tempat ini merupakan tempat perkembangbiakan burung flamingo. Terdapat tiga jenis burung flamingo yaitu andes, Chili dan James. Kehadiran burung – burung ini menambah keindahan Salar de Uyuni.

Pelancong yang ingin berwisata ke Salar de Uyuni juga akan disuguhkan dengan hotel – hotel dan bangunan yang dibuat menggunakan blok – blok garam, seperti dinding, lantai, meja dan perabotan lainnya.

Namun pelancong juga harus mewaspadai cuaca ekstrim yang kerap terjadi diwilayah ini, cuaca yang tidak stabil saat siang dan malam hari harus diperhatikan ketika hendak berlibur ke Salar de Uyuni.

Suci Wulandari

back to top