Menu
Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Australia 1972 cacat hukum

Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Austr…

Kupang-KoPi| Penulis Bu...

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tidur untuk pertanian

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tid…

Akademi Militer - Gubernu...

Gus Ipul berharap semua terbiasa baca shalawat

Gus Ipul berharap semua terbiasa ba…

  Surabaya-KoPi| Wa...

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Sleman-KoPi| Universita...

Teliti isu multikultur dalam film Indonesia

Teliti isu multikultur dalam film I…

Bantul-KoPi| Sejarah pe...

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Se…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan kedaulatan Laut Timor

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan k…

Kupang-KoPi|Pembela nel...

Kapolda DIY segera lakukan operasi pasar kontrol harga beras

Kapolda DIY segera lakukan operasi …

Sleman-KoPi|Kepala Pold...

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY digeser

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY d…

Sleman-KoPi|Polda DIY m...

Pengedar Sabu di Sleman berhasil ditangkap jajaran Polres Sleman

Pengedar Sabu di Sleman berhasil di…

Sleman-KoPi| Satuan res...

Prev Next

Mengkedapi jengkol ala Thailand serasa menikmati fondue

foto:www.sadoodta.com foto:www.sadoodta.com

Thailand-KoPi| Ada banyak cara menikmati jengkol. Selain dibuat semur, jengkol bisa dinikmati sebagai kedapan seperti di kawasan Kalimantan Selatan.

Nah, di Thailand, khususnya di Provinsi Chumpon atau tepatnya di Kabupaten Langsua, jengkol dinikmati sebagai kedapan semacam fondue (makanan Swiss, Itali dan Perancis). 

Jengkol direbus dan disajikan dengan gula encer sebagai makanan pencucui mulut. Rasanya enak seperi fondue. lembut, manis dan gurih.

Di Langsua ini biasanya jengkol dijual di pinggir jalan dengan sebuah gerobak. Harga seporsi 50 Bath atau sekitar 19 ribu rupiah. Jengkol tidak setiap hari ada. Jadi penikmat jengkol hanya bisa menikmati pada bulan Agustus. |Saleesah Maerobah|

back to top