Menu
Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Australia 1972 cacat hukum

Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Austr…

Kupang-KoPi| Penulis Bu...

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tidur untuk pertanian

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tid…

Akademi Militer - Gubernu...

Gus Ipul berharap semua terbiasa baca shalawat

Gus Ipul berharap semua terbiasa ba…

  Surabaya-KoPi| Wa...

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Sleman-KoPi| Universita...

Teliti isu multikultur dalam film Indonesia

Teliti isu multikultur dalam film I…

Bantul-KoPi| Sejarah pe...

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Se…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan kedaulatan Laut Timor

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan k…

Kupang-KoPi|Pembela nel...

Kapolda DIY segera lakukan operasi pasar kontrol harga beras

Kapolda DIY segera lakukan operasi …

Sleman-KoPi|Kepala Pold...

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY digeser

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY d…

Sleman-KoPi|Polda DIY m...

Pengedar Sabu di Sleman berhasil ditangkap jajaran Polres Sleman

Pengedar Sabu di Sleman berhasil di…

Sleman-KoPi| Satuan res...

Prev Next

Finalis Dimas Diajeng Bantul 2016 sukses selenggarakan konsep wisata baru "Cultural Trip"

Finalis Dimas Diajeng Bantul 2016 sukses selenggarakan konsep wisata baru "Cultural Trip"

Bantul-KoPi| Sepuluh finalis Dimas Diajeng Bantul 2016 bersama Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis) Desa Wisata Mangir sukses menyelenggarakan acara SEMAMPIR ( Sedino Mampir Ning Mangir) di Desa Wisata Mangir Sendangsari, Pajangan, Bantul.

Acara yang dilaksanakan pada Jumat 15 Juli 2016 lalu dilakukan dalam rangka menyukseskan field program rangkaian pemilihan Dimas Diajeng Bantul 2016.

SEMAMPIR sendiri merupakan sebuah acara kebudayaan yang mengusung konsep Cultural Trip dan Photowalk. Sebuah konsep baru yang lebih fresh untuk mengenal lebih dekat sebuah desa wisata.

Peserta dimanjakan oleh keindahan alam desa Mangir beserta aktivitas masyarakatnya dan beragam objek wisata Mangir yakni Petilasan Ki Ageng Mangir, Tempuran Ngancar dan Petilasan Watu Gilang.

Peserta juga dihibur oleh penampilan tradisi Gejog Lesung , yang hingga saat ini masih turun temurun dilakukan oleh masyarakat Mangir. Penutupnya, peserta diajak untuk mengikuti workshop Gamelan yang di pandu oleh Saryanto seniman lokal yang merupakan anggota aktif dari Kyai Kanjeng. Peserta dapat belajar sekaligus bermain gamelan secara langsung.

Sehingga peserta yang mengikuti acara tersebut benar-benar melakukan tur wisata dalam sehari, panitia berharap masyarakat akan mengenal Desa Wisata Mangir lebih dalam lagi.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat, Bambang Yuliono , S.E beserta Lurah Sendangsari, Muhammad Irwan Susanto, S.T berlangsung lancar dan mendapatkan animo yang sangat besar dari para peserta yang kebanyakan berlatar belakang sebagai fotografer handal.

Acara SEMAMPIR berlangsung sangat meriah dan juga diramaikan dengan kehadiaran perwakilan Dimas Diajeng Kulon Progo, Dimas Diajeng Gunung Kidul, Dimas Diajeng Sleman dan Dimas Diajeng Bantul yang juga ikut menyemarakkan acara SEMAMPIR.| Sumber: Asalia Noor Hanjani

SEMAMPIR sendiri juga mengadakan lomba fotografi dimana foto terbaik akan mendapatkan hadiah special dari panitia SEMAMPR. Ialah pemilik akun instagram @robins_gm yang keluar sebagai pemenang utama dan mendapatkan hadiah Action Camera disusul oleh akun ig @setiyokoagus dan @wahyu_muhammad sebagai juara kedua dan ketiga. Tujuan lomba fotografi ini sebenarnya lebih mengacu kepada agar masyarakat secara luas mulai aware terhadap Desa Wisata Mangir, karena Desa Mangir sendiri telah ditetapkan sebagai Desa Wisata Nasional.

back to top