Menu
Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Australia 1972 cacat hukum

Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Austr…

Kupang-KoPi| Penulis Bu...

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tidur untuk pertanian

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tid…

Akademi Militer - Gubernu...

Gus Ipul berharap semua terbiasa baca shalawat

Gus Ipul berharap semua terbiasa ba…

  Surabaya-KoPi| Wa...

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Sleman-KoPi| Universita...

Teliti isu multikultur dalam film Indonesia

Teliti isu multikultur dalam film I…

Bantul-KoPi| Sejarah pe...

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Se…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan kedaulatan Laut Timor

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan k…

Kupang-KoPi|Pembela nel...

Kapolda DIY segera lakukan operasi pasar kontrol harga beras

Kapolda DIY segera lakukan operasi …

Sleman-KoPi|Kepala Pold...

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY digeser

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY d…

Sleman-KoPi|Polda DIY m...

Pengedar Sabu di Sleman berhasil ditangkap jajaran Polres Sleman

Pengedar Sabu di Sleman berhasil di…

Sleman-KoPi| Satuan res...

Prev Next

Festival Tamansari akan kembali digelar

Festival Tamansari akan kembali digelar
Jogja-KoPi| Pentas Seni Kreatif Festival Tamansari akan kembali digelar di Kampung Wisata Tamansari. Sementara sub tema yang akan dibawa pada gelaran kali ini adalah "kupatan".
 
Festival Tamansari ke sembilan ini diwarnai dengan kegiatan seni bertema batik. Baik itu lomba mewarnai batik ataupun talkshow batik.
Tidak hanya kegiatan batik, pengunjung juga akan disuguhi pementasan berbagai macam seni dan budaya seperti seni  karawitan dan tari tradisional khas Tamansari.
Ibnu Dikiyanto, Ketua Paguyuban Tamansari menyampaikan festival ini lebih menekan kan hubungan interaksi antara warga tamansari dengan wisatawan asing dan mancanegara. 
"Berkaitan dengan festival ,kegiatan  merupakan penguatan agar wisatawan domestik dan asing dapat berinteraksi dengan warga tamansari,"katanya saat Jumpa Pers di Dinas Pariwisata DIY,Kamis (13/7).
Pada tahun ini pihaknya lebih menekankan pada kegiatan berkesenian warga Tamansari seperti membatik, gamelan dan Tari. Menurutnya,Sumber daya manusia Tamansari mempunyai potensi wisata yang cukup besar dan dapat mengimbangi situs budaya taman sari sendiri.
Gelaran ini juga mendapat dukungan penuh dari dinas pariwisata(Dinpar) Provinsi DIY. Sekretaris dinpar DIY, Ruse Sutikno , juga menuturkan Kampung Tamansari ini mempunyai potensi wisata batik yang kuat. 
"Kampung tamansari ini mempunyai potensi batik yang kuat, dulunya disana merupakan kampung juragan batik,"terangnya.
Ia menyampaikan dinpar DIY sendiri akan terus memfasilitasi kampung-kampung sejenis tamansari agar menjadi lebih menarik dan menonjol untuk menarik wisatawan.
Pada Festival ini, Bazaar seni dan workshop produk outbond Tamansari pun juga akan digelar di Plaza Ngasem. Gelaran baru ditutup dengan penampilan band asal Jogja seperti Emely Project, Kalpika band, dan Braves Boy.
Festival Seni dan Karnaval budaya ini akan digelar pada Sabtu (15/7) pukul 16.00 sore sampai pukul 22.30 malam. Semua gelaran akan dilakukan di Plaza Ngasem Kompleks Wisata Taman Sari. Acara ini tidak dipungut biaya alias Gratis.
 
back to top