Menu
Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun Menderita

Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun…

Kupang-KoPi| Rakyat kor...

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan Mahasiswa HI UMY ke Tiongkok

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan…

Bantul-KoPi| Nur Indah ...

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Sehat

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Seh…

Jogja-KoPi| Depresu bis...

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa…

Jogja-KoPi| Unit Kegiat...

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banyak Investasi India di Jatim

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banya…

New Delhi-KoPi| Gubernu...

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kota Magelang

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kot…

Magelang-KoPi| Menyambu...

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi Dilema

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi…

Bantul-KoPi| Kemerdekaa...

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA KOMPENSASI BUKAN CSR

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA …

Kupang-KoPi| Gubernur N...

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gelar Workshop dan Pelatihan Make Up

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gela…

Jogja-KoPi| Mempunyai w...

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis Pada Calon Startup UGM

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasa…

Jogja-KoPi| Mantan CEO ...

Prev Next

Festival Tamansari akan kembali digelar

Festival Tamansari akan kembali digelar
Jogja-KoPi| Pentas Seni Kreatif Festival Tamansari akan kembali digelar di Kampung Wisata Tamansari. Sementara sub tema yang akan dibawa pada gelaran kali ini adalah "kupatan".
 
Festival Tamansari ke sembilan ini diwarnai dengan kegiatan seni bertema batik. Baik itu lomba mewarnai batik ataupun talkshow batik.
Tidak hanya kegiatan batik, pengunjung juga akan disuguhi pementasan berbagai macam seni dan budaya seperti seni  karawitan dan tari tradisional khas Tamansari.
Ibnu Dikiyanto, Ketua Paguyuban Tamansari menyampaikan festival ini lebih menekan kan hubungan interaksi antara warga tamansari dengan wisatawan asing dan mancanegara. 
"Berkaitan dengan festival ,kegiatan  merupakan penguatan agar wisatawan domestik dan asing dapat berinteraksi dengan warga tamansari,"katanya saat Jumpa Pers di Dinas Pariwisata DIY,Kamis (13/7).
Pada tahun ini pihaknya lebih menekankan pada kegiatan berkesenian warga Tamansari seperti membatik, gamelan dan Tari. Menurutnya,Sumber daya manusia Tamansari mempunyai potensi wisata yang cukup besar dan dapat mengimbangi situs budaya taman sari sendiri.
Gelaran ini juga mendapat dukungan penuh dari dinas pariwisata(Dinpar) Provinsi DIY. Sekretaris dinpar DIY, Ruse Sutikno , juga menuturkan Kampung Tamansari ini mempunyai potensi wisata batik yang kuat. 
"Kampung tamansari ini mempunyai potensi batik yang kuat, dulunya disana merupakan kampung juragan batik,"terangnya.
Ia menyampaikan dinpar DIY sendiri akan terus memfasilitasi kampung-kampung sejenis tamansari agar menjadi lebih menarik dan menonjol untuk menarik wisatawan.
Pada Festival ini, Bazaar seni dan workshop produk outbond Tamansari pun juga akan digelar di Plaza Ngasem. Gelaran baru ditutup dengan penampilan band asal Jogja seperti Emely Project, Kalpika band, dan Braves Boy.
Festival Seni dan Karnaval budaya ini akan digelar pada Sabtu (15/7) pukul 16.00 sore sampai pukul 22.30 malam. Semua gelaran akan dilakukan di Plaza Ngasem Kompleks Wisata Taman Sari. Acara ini tidak dipungut biaya alias Gratis.
 
back to top