Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Candi Sojiwan, Cinta Cucu Kepada Neneknya

Candi Sojiwan, Cinta Cucu Kepada Neneknya

Klaten-KoPi|Bila Anda melihat kemegahan Borobudur atau kecantikan Prambanan, pernahkah sejenak berpikir, begitu jayanya masa itu. Suatu masa yang diabadikan sejarah. Jejak masa lalu ketika di nusantara pernah berdiri sebuah kerajaan besar, Mataram Kuno sekitar abad VIII-X masehi.

Kebesaran kerajaan Sanjaya ini masih bisa kita nikmati, tentu bukan semata deretan artistik tulisan pallawa atau bahasa sansekertanya. Kita bisa menelusuri peninggalannya melalui candi. Monumen yang merepresentasikan kisah kerajaan dan situasi sosialnya.

Ada beberapa candi peninggalan Mataram Kuno seperti Kerajaan Medang antara lain, Candi Kalasan, Candi Plaosan, Candi Prambanan, Candi Sewu, Candi Mendut, Candi Pawon, Candi Sambisari, Candi Sari, Candi Kedulan, Candi Morangan, Candi Ijo, Candi Barong, Candi Sojiwan, dan tentu saja yang paling fenomenal adalah Candi Borobudur.

Dari semua candi, Candi Sojiwan paling baru. Pemugaran awal sekitar tahun 1996. Meskipun termuda, Candi Sojiwan memiki nilai historis yang tinggi. Candi Sojiwan buah baktinya Raja Balitung kepada neneknya Nini Haji Rakryan Sanjiwana yang menganut agama Budha. Selintas Candi Sojiwan cerminan toleransi antar umat beragama kala itu.

Candi Sojiwan terletak di Desa Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten. Dari Prambanan masih dua kilometer ke selatan. 

Bangunan fisik candi tidak jauh berbeda dengan candi yang lainnya, hanya pada dinding Candi Sojiwan bersih tidak terdapat pahatan relief. Relief- relief terpahat pada bagian kaki candi. Rangkaian relief menggambarkan ajaran moral agama Budha. Penuturannya melalui fabel atau dongeng tentang binatang. 

Beberapa relief di antaranya gambar binatang sedang berkelahi, relief lomba antara garuda dan kura-kura, persahabatan seekor tikus dengan seekor ular, serigala dan banteng, serigala dan wanita, dan cerita kura-kura dan angsa. 

Sampai saat ini Candi Sojiwan masih mengalami pemugaran. Pemugaran juga dilakukan penelitian arkeologi. 

Hasilnya pun tidak sia-sia, penelitian ini menemukan struktur parit keliling, pagar halaman I sisi utara dan timur yang telah direkonstruksi, struktur pagar halaman II di sisi utara yang sebagianya telah direkostruksi dan dua deret struktur candi perwara stupa pada halaman II sisi utara, salah satu candi perwara stupa sudah direkonstruksi. 

Setelah peresmian tahun 2012 lalu, kondisi Candi Sojiwan nampak semakin cantik, walaupun rata-rata pengunjung masih sedikit sekitar 20 orang per harinya. Untuk tiket belum dilakukan secara formal. Pengunjung bisa memberikan infak seikhlasnya. |Winda Efanur FS|

back to top