Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Yaya Toure tidak ‘kembali’ karena ia selalu ‘ada’

Yaya Toure. (foto: Reuters) Yaya Toure. (foto: Reuters)
KoPi | Musim lalu, Yaya Toure dianggap sebagai biang keladi kegagalan Manchester City meraih gelar Liga Primer Inggris. Pemain asal Pantai Gading itu tak begitu banyak berkontribusi untuk tim sepanjang paruh kedua pasca membela negaranya di Piala Afrika.

Mantan pemain Barcelona ini mencetak 20 gol di Premier League di musim 2013/14 saat The Citizens meraih mahkota juara. Sayangnya musim lalu Toure hanya sanggup mencetak 10 gol sehingga membuat City gagal mengejar Chelsea.

Dan pada laga perdana liga musim ini, Toure dianggap telah ‘kembali’ seiring keberihasilannya mencetak dua gol saat menang melawan West Brom dengan skor 3-0.

Namun, Toure menepis anggapan bahwa keberhasilannya di laga pada hari Senin lalu itu adalah perbaikan dari penampilannya musim lalu. Ia mengatakan bahwa ia ada dalam musim terbaik.

“Saya tidak ‘kembali’. Saya selalu ada,” katanya kepada FourFourTwo. “Orang-orang harus mengerti sepak bola tidak berbicara tentang satu pemain, ini tentang tim dan tim melakukan pekerjaan yang luar biasa melawan tim yang sulit di West Brom.

“Saya pikir orang musim lalu berbicara sepanjang waktu. Bagi saya, saya cukup terkejut. Musim lalu bukan musim terbaik bagi kami, tetapi menjadi runner-up saya pikir itu tidak buruk sama sekali.”

Pemain berusia 32 tahun ini pun juga membalas kritik yang ditujukan padanya bahwa musim lalu adalah musim yang buruk baginya.

“Ada banyak kritik tentang saya, tapi itu bukan musim yang buruk. Dua belas gol (di semua ajang), dan saya memenangkan trofi untuk negara saya, itu tidak buruk sama sekali.

“Kadang-kadang orang mengkritik Anda tidak adil, tapi kami tidak peduli apa yang mereka katakan. Yang paling penting bagi kami adalah untuk mencoba dan membuat semuanya 100 persen.

“Saya mencintai pekerjaan saya, saya suka bermain sepak bola. Saya tidak peduli tentang apa yang dikatakan orang tentang saya,” pungkas Toure.

Well, setidaknya dengan berhasil menjadi top skorer sementara liga musim ini, Toure sudah memulai awal yang bagus untuk menghadapi musim baru. | Aditya Wicaksana WP

back to top