Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Unggulan teratas tumbang di babak kedua

Unggulan teratas tumbang di babak kedua

Jakarta-KoPi| Unggulan pertama tunggal taruna putri di arena Djarum Sirkuit Nasional Premier (Djarum Sirnas Premier) Li Ning Jakarta Open 2016, Aurum Oktavia Winata harus angkat koper di babak kedua. Berhadapan dengan wakil Korea, Kim Yeo Reum.

Bermain di lapangan pertama GOR Asia Afrika pada Kamis (5/5) siang, Aurum terlihat tak bisa lepas dari tekanan sang lawan. Di sepanjang game pertama, Aurum kerap tertinggal. Ia pun akhirnya menyerah 12-21 di game pembuka ini. Keadaan tak jauh lebih baik di game kedua. Aurum kian tertekan, tertinggal 3-11 di interval, Aurum kandas di babak kedua dengan 9-21.

“Cukup bingung tadi di lapangan. Pola permainan cukup sulit ditebak. Saat saya mencoba untuk bermain rally, lawan mengubah pola permainannya jadi cepat. Saat saya mencoba untuk menerapkan tempo permainan cepat, lawan malah bisa lebih cepat,” ujar unggulan teratas asal Jaya Raya ini.

Aurum pun menuturkan bahwa dirinya cukup kecewa dengan hasil yang ia torehkan di Djarum Sirnas Premier perdana ini. “Kecewa dan tidak puas dengan pertandingan tadi. saya bahkan tidak capek, tapi ya memang sudah kalah. Saya juga sudah mempersiapkan diri dengan matang, tetapi justru permainan terbaik saya tidak keluar di pertandingan tadi,” tambahnya.

Usai tersingkir di babak kedua Djarum Sirnas Premier Jakarta ini, Ia pun menuturkan akan melakukan beberapa evaluasi atas kekalahannya dari wakil negeri ginseng itu. Dan selanjutnya, Aurum akan tampil di negeri gajah putih, Thailand. “Selanjutnya saya akan bermain di Thailand International Challenge. Di sana kan main di nomor dewasa, saya berharap bisa memberikan permainan terbaik dan nothing to lose saja,” pungkasny.

back to top