Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Tahun 2015 penuh dengan kompetisi sepak bola internasional

Tahun 2015 penuh dengan kompetisi sepak bola internasional
KoPi | Jeda kompetisi klub sepak bola ternyata tak membuat pemain lantas beristirahat. Ada kepadatan agenda kejuaraan antarnegara. Setidaknya ada lima turnamen bergengsi di tahun 2015 ini, yakni Piala Dunia Wanita, Copa Amerika, Piala Eropa U-21, Piala Dunia U-20, dan Piala Emas CONCACAF.

Masing-masing kompetisi memiliki daya tarik yang berbeda. Piala Dunia Wanita misalnya. Pada laga pembuka antara tuan rumah Kanada melawan Tiongkok dihadiri oleh lebih dari 52 ribu penonton. Ini adalah rekor untuk pertandingan tim semua cabang olahraga. Paras cantik para pemain diyakini menjadi keunikan tersendiri selain gol-gol spekatakulernya. Namun sayangnya kejuaraan yang berlangsung dari 6 Juni sampai 5 Juli ini tidak disiarkan oleh televisi nasional di Indonesia.

Bagi penikmat Copa Amerika, akan lain lagi ceritanya. Amerika Latin memang terkenal dengan sepak bola indahnya. Kompetisi di bawah naungan CONMEBOL ini terkenal dengan dribble cepat, gocekan, dan gol-gol cantik menjadi daya tarik utama. Publik sepak bola bisa jadi ketagihan dengan suguhan sepak bola indah ini, terutama Brazil dengan Jogo Bonito-nya.

Lain lagi ceritanya dengan Piala Eropa U-21. Ajang ini dinanti-nanti banyak pihak karena inilah kompetisi yang menjadi kawah candradimuka para pemain muda Eropa. Pemain macam Hary Kane (Inggris) yang muncul sebagai wonderkid Premier League musim lalu akan digembleng lewat kompetisi ini. Sejumlah bintang sepak bola seperti Huntelaar (Belanda), Thiago Alcantara (Spanyol) dan yang lainnya merupakan pemain ‘produk’ ajang ini. Bagi para pemandu bakat, ajang ini tentu bisa dijadikan tempat untuk mencari talenta hebat di sepak bola masa depan.

Sedangkan Piala Dunia U-20 baru saja mencatatkan sejarah barunya. Kompetisi ini sudah berakhir dengan Serbia keluar sebagai dengan mengalahkan Brazil di final dengan skor 2-1. Sejarah baru tercatat karena Serbia untuk pertama kalinya juara kompetisi ini pasca kemerdekaan.

Untuk Piala Emas CONCACAF, sebenarnya seperti tidak ada yang ‘menarik’ dari kompetisi ini. Kompetisi kontinenatal Amerika Utara, Tengah, dan Karibia ini memang ‘hanya’ diikuti oleh negara-negara kelas menengah di Sepak bola. Tim unggulannya setiap tahun pun hampir sama, AS dan Meksiko. | Aditya Wicaksana WP

back to top