Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Tahun 2015 penuh dengan kompetisi sepak bola internasional

Tahun 2015 penuh dengan kompetisi sepak bola internasional
KoPi | Jeda kompetisi klub sepak bola ternyata tak membuat pemain lantas beristirahat. Ada kepadatan agenda kejuaraan antarnegara. Setidaknya ada lima turnamen bergengsi di tahun 2015 ini, yakni Piala Dunia Wanita, Copa Amerika, Piala Eropa U-21, Piala Dunia U-20, dan Piala Emas CONCACAF.

Masing-masing kompetisi memiliki daya tarik yang berbeda. Piala Dunia Wanita misalnya. Pada laga pembuka antara tuan rumah Kanada melawan Tiongkok dihadiri oleh lebih dari 52 ribu penonton. Ini adalah rekor untuk pertandingan tim semua cabang olahraga. Paras cantik para pemain diyakini menjadi keunikan tersendiri selain gol-gol spekatakulernya. Namun sayangnya kejuaraan yang berlangsung dari 6 Juni sampai 5 Juli ini tidak disiarkan oleh televisi nasional di Indonesia.

Bagi penikmat Copa Amerika, akan lain lagi ceritanya. Amerika Latin memang terkenal dengan sepak bola indahnya. Kompetisi di bawah naungan CONMEBOL ini terkenal dengan dribble cepat, gocekan, dan gol-gol cantik menjadi daya tarik utama. Publik sepak bola bisa jadi ketagihan dengan suguhan sepak bola indah ini, terutama Brazil dengan Jogo Bonito-nya.

Lain lagi ceritanya dengan Piala Eropa U-21. Ajang ini dinanti-nanti banyak pihak karena inilah kompetisi yang menjadi kawah candradimuka para pemain muda Eropa. Pemain macam Hary Kane (Inggris) yang muncul sebagai wonderkid Premier League musim lalu akan digembleng lewat kompetisi ini. Sejumlah bintang sepak bola seperti Huntelaar (Belanda), Thiago Alcantara (Spanyol) dan yang lainnya merupakan pemain ‘produk’ ajang ini. Bagi para pemandu bakat, ajang ini tentu bisa dijadikan tempat untuk mencari talenta hebat di sepak bola masa depan.

Sedangkan Piala Dunia U-20 baru saja mencatatkan sejarah barunya. Kompetisi ini sudah berakhir dengan Serbia keluar sebagai dengan mengalahkan Brazil di final dengan skor 2-1. Sejarah baru tercatat karena Serbia untuk pertama kalinya juara kompetisi ini pasca kemerdekaan.

Untuk Piala Emas CONCACAF, sebenarnya seperti tidak ada yang ‘menarik’ dari kompetisi ini. Kompetisi kontinenatal Amerika Utara, Tengah, dan Karibia ini memang ‘hanya’ diikuti oleh negara-negara kelas menengah di Sepak bola. Tim unggulannya setiap tahun pun hampir sama, AS dan Meksiko. | Aditya Wicaksana WP

back to top