Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Si bengal Balotelli akhirnya pulang kampung

Mario Balotelli. (foto: Getty Images) Mario Balotelli. (foto: Getty Images)
KoPi| Mario Balotelli berada dalam situasi yang sulit saat pelatih Liverpool, Brendan Rodgers menyatakan bahwa ia tak ada dalam rencana musim ini. Bukan hal ideal bagi striker berkualitas seperti Balotelli tak diperhatikan oleh sang pelatih.

Sepertinya, membekukan Balotelli dari skuat adalah satu-satunya cara agar sang pemain lebih fokus pada peformanya di lapangan. Balo sudah menjadi sasaran cemoohan, cacian, makian dari banyak orang lantaran dianggap pemain gagal musim lalu bersama Liverpool.

Kedatangan Balo ke Liverpool pun sebenarnya membuat banyak orang terkejut. Untuk apa Liverpool mendatangkan pemain yang lebih terkenal karena ulah negatifnya? AC Milan pun senang berhasil ‘mengusir’ Balo, Liverpool dapat striker pengganti kepergian Luis Suarez musim panas lalu. Tranfers striker internasinal Italia ini memang terkesan sebagai kepanikan manajemen karena tak kunjung mendapat striker mumpuni.

Beberapa pihak percaya bahwa striker 25 tahun itu masih punya ketajaman di mulut gawang. Meski terkenal sebagai bad boy, ia adalah striker yang cukup ganas di kotak penalti lawan. Tengok saja statistiknya, bersama Inter Milan ia mencetak 28 gol dari 86 penampilan. Bersama Manchester City, ia mencetak 30 gol dari 80 penampilan. Lalu, bersama AC Milan ia mencetak 30 gol dari 54 penampilan. Cukup mengesankan. Jangan lupa juga, ia adalah pahlawan kemenangan Italia di semi final Euro 2012 saat menang 2-1 melawan Jerman.

Sayangnya keberhasilannya itu tak nampak saat ia merumput bersama The Reds. Ia hanya mencetak sebiji gol dari 16 penampilan.

Dan kini, Balo resmi kembali ke AC Milan dengan status pinjaman dari Liverpool. Alangkah baiknya jika ia menang berkontribusi bagi klub yang sedang berusaha menjadi klub top lagi ini.

Terlepas dari kesanggupan Balo membawa Milan kembali jaya, harus ada orang yang dapat menangani Mario Balo seperti apa yang dilakukan oleh ibu angkatnya, Silvia Balotelli. Silvia memperlakukan Mario Balo dengan penuh kasih sayang dan kedekatan dari hati ke hati.

Setidaknya Roberto Mancini (Inter Milan dan Manchester City) dan Cesare Prandelli (timnas Italia) pernah punya kemesraan dengan Balo dan menjadikannya sebagai anak kesayangan. Hasilnya, pemain berdarah Ghana ini sukses menjadi ujung tombak tim.

Jika gagal mendekati Balo seperti apa yang dilakukan Jose Mourinho apalagi Brendan Rodgers, ia pasti akan sulit kembali menjadi sumber ketakutan pemain belakang lawan.

Nah, bagaimana dengan Sinisa Mihajlovic? |Aditya Wicaksana WP|

back to top