Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Pensiun akan buat Arsene Wenger Panik

Arsene Wenger. (foto: Getty Images) Arsene Wenger. (foto: Getty Images)
KoPi | Arsene Wenger mengatakan bahwa ide untuk pensiun dari sepakbola membuatnya “panik”. Setelah Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013 dari jabatan pelatih Manchester United, manajer Arsenal tersebut menjadi pelatih terlama yang masih aktif melatih klub Premier League. Arsitek asal Perancis itu ditunjuk oleh The Gunners pada tahun 1996.

“Pensiun? Ya, itu melintasi pikiran saya kadang-kadang tapi tidak lebih dari lima detik karena saya panik sedikit,” katanya dikutip dari Goal.

“Antusiasme tidak masalah, jujur saja. Saya lebih berkomitmen daripada sebelumnya. Ini tentang betapa Anda mencintai apa yang Anda lakukan. Dan cinta apa yang Anda lakukan belum tentu berkurang dengan jumlah Anda melakukannya. Sepak bola selalu baru setiap hari. Sepak bola memiliki kualitas. Ini membuat Anda mempertanyakannya,” lanjut Wenger.

“Pada setiap kekalahan orang mengatakan: 'Apa yang orang ini lakukan?' Setiap tiga hari Anda dipertanyakan. Anda memiliki ujian setiap tiga hari. Anda tidak memiliki cara untuk melihat kembali. Anda harus mempersiapkan ujian berikutnya dan keluar dari situ dengan sukses. Jadi selalu menuntut komitmen 100 persen.

“Saya ingin melakukannya dengan baik untuk klub dan, juga, ketika saya meninggalkan suatu hari, meninggalkan klub dalam posisi di mana klub terus berjaya.”

Arsenal menderita terburuk mereka di bawah Wenger pada musim 2014-15. Wenger sempat berkonfrontasi dengan fans pada bulan November setelah kalah atas Stoke City.

“Anda tidak akan selalu mengharapkan orang untuk menghina Anda dalam perjalanan ke kereta,” katanya. “Ini adalah cara masyarakat dan Anda harus patuh akan hal itu. Anda dapat mengikutinya atau tidak.

“Saya tahu orang-orang yang sama dapat berlebihan di satu sisi dan sisi lainnya. Di situlah pengalaman membantu. Anda memiliki penilaian yang baik dari siapa Anda dan Anda tidak terpengaruh oleh apa yang orang katakan,” pungkas Wenger. | Aditya Wicaksana WP

back to top