Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Neymar minta maaf atas perilaku buruknya

Insiden Neymar saat Brazil melawan Kolombia (BBC) Insiden Neymar saat Brazil melawan Kolombia (BBC)
KoPi | Pemain timnas Brazil, Neymar telah meminta maaf atas perilaku tak terpujinya di Copa Amerika 2015. Neymar dilarang bertanding empat laga akibat perbuatannya sehingga membuat kapten Brazil ini tidak dapat berlaga lagi di Copa Amerika tahun ini.

Pemain 23 tahun itu diganjar kartu merah lantaran menendang bola ke arah pemain Kolombia, Pablo Armero saat wasit meniup peluit panjang pertandingan Brazil melawan Kolombia (17/6) usai. Tak cukup dengan itu, ia berusaha menanduk bek Kolombia, Murillo. Neymar kemudian membuat situasi semakin buruk dengan meluncurkan serangan verbal pada wasit Enrique Osses dengan berkata, “Anda hanya ingin menjadi terkenal (dengan insiden ini), anak pel**ur!”

“Saya meminta maaf kepada rekan-rekan saya karena telah menempatkan mereka dalam situasi ini, tapi saya yakin ini akan menjadi pelajaran penting bagi saya,” kata Neymar dikutip dari Goal.

“Saya menunggu dan berharap bahwa akan ada kemungkinan saya bermain untuk Brazil lagi di Copa America, tapi sayangnya itu tidak akan mungkin,” tulis Neymar di akun Instagram resminya.

“Saya tahu kehadiran saya dalam tim ini penting, tapi pemain lain sekarang harus fokus untuk pertandingan mendatang. Saya akan bahagia untuk kesuksesan tim, tetapi untuk tinggal di pelatihan akan ‘membunuh’ saya.

“Tinggal dengan skuad dapat menyebabkan masalah konsentrasi dan akan mengalihkan perhatian dari tujuan utama memenangkan kompetisi,” terang striker Barcelona ini.

Neymar mengatakan dia menyesal terpaksa menarik diri dari turnamen internasional lebih awal untuk kedua kalinya. Sebelumnya ia juga harus mengakhiri kompetisi lebih awal di Piala Dunia 2014 lantaran dibekap cedera. Menariknya saat itu Brazil juga melawan Kolombia yang membuat Neymar terkapar akibat diterjang oleh Armero. Aroma dendam pun tercium dalam insiden Neymar ini.

“Saya tidak pernah mengelak dari tanggung jawab menjadi pemimpin tim,” tambahnya. “Sebagai kapten saya selalu pergi mencari kemenangan dan membuat keputusan—apakah salah atau benar—dan ini adalah saat pengambilan keputusan.”

Selanjutnya Brazil akan menghadapi bentrokan di perempat final melawan runner-up Copa Amerika 2011 Paraguay pada Sabtu (27/6). Jika menang dan lolos ke semi final, Brazil akan melawan pemenang pertandingan antara Argentina atau Colombia. | Aditya Wicaksana WP

back to top