Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Neymar minta maaf atas perilaku buruknya

Insiden Neymar saat Brazil melawan Kolombia (BBC) Insiden Neymar saat Brazil melawan Kolombia (BBC)
KoPi | Pemain timnas Brazil, Neymar telah meminta maaf atas perilaku tak terpujinya di Copa Amerika 2015. Neymar dilarang bertanding empat laga akibat perbuatannya sehingga membuat kapten Brazil ini tidak dapat berlaga lagi di Copa Amerika tahun ini.

Pemain 23 tahun itu diganjar kartu merah lantaran menendang bola ke arah pemain Kolombia, Pablo Armero saat wasit meniup peluit panjang pertandingan Brazil melawan Kolombia (17/6) usai. Tak cukup dengan itu, ia berusaha menanduk bek Kolombia, Murillo. Neymar kemudian membuat situasi semakin buruk dengan meluncurkan serangan verbal pada wasit Enrique Osses dengan berkata, “Anda hanya ingin menjadi terkenal (dengan insiden ini), anak pel**ur!”

“Saya meminta maaf kepada rekan-rekan saya karena telah menempatkan mereka dalam situasi ini, tapi saya yakin ini akan menjadi pelajaran penting bagi saya,” kata Neymar dikutip dari Goal.

“Saya menunggu dan berharap bahwa akan ada kemungkinan saya bermain untuk Brazil lagi di Copa America, tapi sayangnya itu tidak akan mungkin,” tulis Neymar di akun Instagram resminya.

“Saya tahu kehadiran saya dalam tim ini penting, tapi pemain lain sekarang harus fokus untuk pertandingan mendatang. Saya akan bahagia untuk kesuksesan tim, tetapi untuk tinggal di pelatihan akan ‘membunuh’ saya.

“Tinggal dengan skuad dapat menyebabkan masalah konsentrasi dan akan mengalihkan perhatian dari tujuan utama memenangkan kompetisi,” terang striker Barcelona ini.

Neymar mengatakan dia menyesal terpaksa menarik diri dari turnamen internasional lebih awal untuk kedua kalinya. Sebelumnya ia juga harus mengakhiri kompetisi lebih awal di Piala Dunia 2014 lantaran dibekap cedera. Menariknya saat itu Brazil juga melawan Kolombia yang membuat Neymar terkapar akibat diterjang oleh Armero. Aroma dendam pun tercium dalam insiden Neymar ini.

“Saya tidak pernah mengelak dari tanggung jawab menjadi pemimpin tim,” tambahnya. “Sebagai kapten saya selalu pergi mencari kemenangan dan membuat keputusan—apakah salah atau benar—dan ini adalah saat pengambilan keputusan.”

Selanjutnya Brazil akan menghadapi bentrokan di perempat final melawan runner-up Copa Amerika 2011 Paraguay pada Sabtu (27/6). Jika menang dan lolos ke semi final, Brazil akan melawan pemenang pertandingan antara Argentina atau Colombia. | Aditya Wicaksana WP

back to top