Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Metya/Indah Sumbang Gelar Pertama Indonesia

Metya/Indah Sumbang Gelar Pertama Indonesia

Kudus-KoPi| Dua wakil merah putih di nomor tunggal putri, harus puas menjadi runner up. Di final Blibli.com Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2015 mereka dipaksa mengakui keunggulan lawan masing-masing pada Minggu (11/10) siang. Di U17, Jia Min Yeo berhasil mengulang kesuksesannya menjadi juara di GOR Djarum Jati, Kudus. Jia yang menjuarai turnamen yang sama di U15 tahun 2013, kembali berhasil menduduki podium teratas. Ia mengubur asa Sri Fatmawati wakil Indonesia dalam dua game langsung 21-15 dan 21-13.

Indonesia pun masih belum mampu meraih gelar. Di nomor tunggal putri U15, Chaiwan Pattarasuda, juara bertahan ini masih terlalu tangguh bagi Aldira Rizki Putri. Unggulan teratas itu meraih gelar juara setelah menang 21-15 dan 21-13 dalam tempo 42 menit.

blee

Tetapi akhirnya Indonesia berhasil meraih gelar lewat ganda putri U15, dimana partai ini terjadi all Indonesia final. Metya Inayah Cindianti/Indah Cahya Sari Jamil berhasil mengatasi Putri Larasati/Melanni Mamahit. Pertarungan ini pun berlangsung seru. Metya/Indah baru bisa menutup pertandingan setelah menang 22-20 dan 21-19.

"Di pertandingan tadi lebih sulit dari pertandingan kami sebelumnya di Piala Walikota Surabaya, mereka mengubah pola permainan. Sebelumnya kami berhasil menang dengan skor cukup jauh, tetapi tadi dipaksa bermain ketat. Mungkin karena saya pribadi memang agak tegang di pertandingan tadi," ujar Metya.

bleee

Metya sendiri memang membidik gelar juara. "Memang inginnya juara, dan sekarang bisa juara, tentunya saya senang. Tapi saya tidak mau cepat puas," tambahnya.

Metya bergabung bersama PB Djarum di tahun 2013 silam. Kala itu ia berhasil masuk karantina Audisi Umum, namun tak dinyatakan lolos sebagai atlet tunggal. Tiga hari kemudian, Metya dipanggil untuk melakukan tes di markas PB Djarum di Jakarta dan akhirnya menjadi bagian dari keluarga PB Djarum hingga saat ini.

Selain Metya/Indah, Indonesia masih berpeluang untuk menambah gelar melalui tunggal putra U17, dimana saat berita ini diturunkan Bagas Kristianto Nugroho tengah menantang wakil Taipei, Chen Chi Ting. Dan di partai terakhir akan ada Alfandy Rizki Kasturi/Phita Haningtyas Mentari yang akan bertarung melawan Pachaarapol Nipornram/Natthakorn Jaiareree.

back to top