Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Loew Pede Gotze Lebih Baik Daripada Messi

Setelah menunggu 14 tahun, Jerman kembali mengangkat paial di Brasil Setelah menunggu 14 tahun, Jerman kembali mengangkat paial di Brasil Foto: Getty Images

Brasil-KoPi. Sebuah keputusan penting Joachim Loew, ketika Miroslav Klose digantikan oleh Mario Gotze, karena selang beberapa menit ia memastikan satu bintang di dada jersey timnas Jerman.

 

Pelatih Jerman, Joachim Loew, mendesak Mario Gotze untuk "menunjukkan pada dunia bahwa dia lebih baik daripada Messi" di babak extra time, 

Loew menjadi pelatih tim Eropa pertama yang mampu meraih di tanah Amerika Latin setelah Gotze mampu memaksimalkan umpan Schurrle.

Pemain umur 22 tahun itu kehilangan posisinya di posisi utama di turnamen ini dan menggantikan pencetak gol terbanyak sepanjang masa, Miroslav Klose di menit 88. Masuknya Gotze diharap mampu menambah daya dobrak Der Panzer.

"Aku berkata pada Gotze Ok, tunjukkan pada dunia kamu lebih baik dari Messi, dan menjadi faktor penentu piala dunia" katanya

"saya selalu memiliki feeling bagus tentang Gotze,. Argetina menjadi semakin kelelahan, tapi kami memiliki pemain yang mampu menjad faktor pembeda. Gotze adalah bocah ajaib. Ia bisa bermain di semua posisi penyerangan. "

"Aku tahu ia mampu menjadi penentu pertandingan dan ia seorang pemenang dengan gol yang ia cetak. Kami tak ingin adu penalti. Kami ingin pertandingan ini disudahi sebelum itu, dan kami menempatkan mereka di bawah tekanan. "

Persiapan Jerman sedikit terganggu kehilangan Sami Khedira cedera betis dalam pemanasan dan penggantinya, Christoph Kramer, cedera kepala sebelum tanda setengah jam. Namun kedalaman skuad Jerman mampu mengatasi keras kepalanya Argentina melakukan perlawanan secara spartan.

Namun perlu diketahui, skuad hari ini adalah tim yang telah dipersiapkan jauh sebelum piala dunia ini digelar.

"Kami bersama dalam tim ini selama 55 hari, namun kami memulai proyek ini 10 tahun ini, diawali dengan Jurgen Klinsmann" katanya.

"kami tidak memiliki "

"Kita tidak akan membuat langkah akhir ini sebelumnya, tapi juara melakukan apa yang akan mereka lakukan. Tim ini telah mengembangkan semangat yang luar biasa. Kami bangga menjadi tim Eropa pertama yang memenangkan gelar di Amerika Latin, di Rio, di Brazil, di  negara dewa para pesepakbola ... dan ini membuat kami bangga.

"Saya tidak percaya dengan perasaan ini" Kata Gotze, yang sangat mendapat kesempatan sangat terbatas di turnamen ini.

"kamu mencetak gol dan kamu tak tahu apa yang akan terjadi. Ini bukan turnamen yang sederhana, bagiku, aku sangat berhutang budi paa kelurgaku dan kekasihku yang selalu percaya terhadapku. Tapi impianku menjadi kenyataan di sini. "

kanselir Jerman, Angela Merkel,  bergabung di selebrasi di kamar ganti dengan para pemain,

"Tidak masalah kami memenangi pemain terbaik secara individual atau apapun kami sudah tidak peduli: Anda haru memiliki tim terbaik." kata kaptem Jerman, Phillip Lahm

"Kami terus menempa diri di turnamen, kami tak mengijinkan diri kami terganggu dengan gangguan apapun, namun kami terus melaju. di akhir kami berdiri di sini sebagai juara dunia, sungguh sangat tidak bisa dipercaya."

 

 

Nora

 

 

 

 

 

back to top