Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Korea Curi Dua Gelar

Korea Curi Dua Gelar

Jakarta-KoPi| Tim Korea yang datang dengan pemain junior terbaik dari kelompok usia U15 hingga U19 akhirnya berhasil menyabet dua gelar. Tim yang dipimpin oleh Kim Jihyun ini berhasil meloloskan tiga wakilnya ke final Djarum Sirkuit Nasional Premier Li Ning Open 2016, namun hanya dua wakil mereka yang bisa menang di laga pamungkas pada Sabtu (7/5).

An Se Young, tunggal pemula putri harus menantang unggulan teratas, Jesita Putri Miantoro. An menyerah setelah melalui laga dramatis tiga game, 21-13, 18-21 dan 19-21. Korea memastikan gelar di nomor ganda remaja putri dimana Baek Ha Na/Kim Seong Kim berhasil menghentikan harapan wakil Indonesia asal PB Exist, Beverly Gabriella/Tsavanne Bethalia Putri Mertoso dengan 21-16 dan 21-9.

Gelar kedua berhasil dipersembahkan oleh tunggal taruna putri mereka, Kim Ga Eun. Unggulan lima ini dipaksa bertarung tiga game, juga oleh wakil PB Exist, Bening Sri Rahayu. Kalah 17-21 di game pembuka, Kim sukses mendominasi laga di game kedua, ia menang dengan 21-14.

“Di game pertama Ga Eun tidak mendengar instruksi saya. Dia mungkin terlalu tegang dengan keadaan di GOR yang cukup riuh oleh penonton dan pendukung, tetapi akhirnya dia bisa kembali ke permainan dia di game kedua dan ketiga,” ujar Kim.

Di game penentu, pertarungan berlangsung seru. Skor imbang kerap terjadi hingga kedudukan 14-14, sayang, kesalahan beruntun yang dibuat oleh Bening membuat Kim unggul empat angka 18-14. Ia pun akhirnya memastikan gelar juara dengan 21-16.

“Kemenangan yang kami bawa pulang sudah sesuai prediksi kami sejak awal. Hanya saja sayang tadi di sektor tunggal remaja putri, kami hanya kurang beruntung, Ye Na sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya, hanya saja sayang hasil akhirnya memang dia harus jadi runner up,” tambah Kim.

Kim pun melanjutkan bahwa dirinya cukup puas dengan performa atlet binaanya. Selanjutnya tim Korea akan bertolak kembali ke negeri ginseng dalam dua rombongan.

“Beberapa akan pulang malam ini, dan sebagian lagi besok (8/5). Jika nanti ada kesempatan lagi untuk bertanding di Indonesia, tentu kami akan kembali, meskipun memang di Indonesia cuacanya cukup panas. Tetapi persaingan di sini sangat luar biasa,” pungkasnya.

Sementara itu dari 17 gelar yang diperebutkan di Djarum Sirnas Premier pertama ini, tim tuan rumah, Jaya Raya Jakarta sukses menyabet lima gelar juara ditambah dua gelar diraih wakil Jaya Raya berpasangan dengan atlet klub lain.

Mereka berhasil memetik gelar melalui Apriani Rahayu/Jauza Fadhila Sugiarto (ganda taruna putri), Irfan Fadhilah/Weni Anggraeni (ganda campuran dewasa), Ferdian Mahardika/Nahla Aufa Dhia Ulhaq (ganda campuran remaja), Asty Dwi Widyaningrum (tunggal remaja putri), dan Ferdian Mahardika/Ghifari Anandafa Prihardika (ganda remaja putra). Dua gelar lainnya disabet oleh Markis Kido yang berpasangan dengan Hendra Aprida Gunawan (PB Djarum) serta Weni yang berduet bersama Gebby Ristiyani Imawan (Mutiara Cardinal).

PB Djarum dan PB Exist menyusul dengan masing-masing membawa pulang tiga gelar, sementara Mutiara Cardinal serta SKO Ragunan/Tangkas masing-masing satu gelar.

back to top