Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kido/Pia dihentikan andalan tuan rumah

Kido/Pia dihentikan andalan tuan rumah

KoPi│ Andalan tuan rumah pasangan ganda campuran Ardiansyah Putra/Devi Tika Permatasi (Berkat Abadi Banjarmasin) yang di unggulkan di posisi keempat, tampil gemilang di laga semi final Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Kalimantan Selatan Open 2016 sore tadi, Jumat (26/2) setelah berhasil menghentikan perlawanan pasangan unggulan pertama Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet (Jaya Raya Jakarta).

Pertarungan berlangsung sengit. Kedua pasangan yang sama-sama sudah berpengalaman itu, terlihat tampil berjuang mati-matian di pertandingan sore tadi. Pada game pertama, Kido/Pia tampil lebih siap dan lebih meyakinkan, hingga mampu merebut game pembuka itu dengan kemenangan 21-15.

Di game kedua pertandingan semakin seru. Namun, Ardiansyah/Devi seolah bangkit dari tidurnya. Pasangan Berkat Abadi itupun mampu mencuri kemenangan di game kedua tersebut dengan skor tipis 24-22 atas Kido/Pia.

Game penentu pun terpaksan dimainkan. Baik Kido/Pia maupun Ardiansyah/Devi sama-sama tampil lebih ganas dan maksa di game penentu tersebut, demi untuk satu tiket final yang akan berlangsung besok, Sabtu (27/2). Namun pada saat Ardiansyah/Devi unggul 20-15, bola netting silang yang cukup tipis dari Ardiansyah, tak mampu dikembalikan oleh Pia dengan baik, sehingga memberikan satu poin bagi Ardiansyah/Devi dan sekaligus menutup pertandingan tadi dengan kemenangan bagi pasangan Berkat Abadi Banjarmasin itu.

”Tadi kami tidak terlalu fokus di game pertama, dan banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri yang membuat keuntungan bagi lawan. Namun di game kedua, kami mencoba main lebih fokus dan mencoba menghindari kesalahan sendiri. Dan kunci kemenangan di game penentu, kami bermain nekad dan berusaha untuk menjangkau bola kemanapun,” papar Ardianysyah usai laga.

“Iya tadi saya banyak melakukan kesalahan sendiri di game pertama, jadi nambah gak fokus masinnya. Namun di game kedua, kami mencoba merubah pola permanan dan mencoba terus balik menekan hingga bisa menang. Di game terakhir sebenarnya tenaga sudah cukup terkuras, namun kami berusah untuk maksa dan nekad, dan bersyukur bisa menang,” kata Devi di tempat yang sama.

Pada laga final besok, Ardiansyah/Devi akan kembali jumpa wakil Jaya Raya Jakarta lainnya, yakni pasangan Irfan Fadhillah/Weni Anggraeni. Kedua pasangan Jaya Raya itu memastikan tiket final setelah berhasil menaklukan wakil Djarum Kudus, pasangan Fran Kurniawan/Komala Dewi dengan 21-10 12-21 dan 21-15.

“Besok tentunya mau main mati-matian dong biar bisa perembahkan gelar untuk klub saya Berkat Abadi Banjarmasin. Semoga permainan kami di pertandingan besok bisa lebih baik dari hari ini,” pungkas Ardiansyah.

back to top