Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kembalinya Si Bocah ke Vicente Calderon

Kembalinya Si Bocah ke Vicente Calderon

Madrid – KoPi Vicente Calderon menjadi saksi awal karir profesional Fernando torres. Setelah lolos seleksi pemain muda di akademi Atletico Madrid dan memulai debutnya pada tahun 2001 menjadikan tahun-tahun berikutnya merupakan masa keemasan Si Bocah (El Nino dalam bahasa Spanyol).

Selama 6 tahun berkostum Los Rojiblancos (julukan Atletico Madrid) ia berhasil mencetak 74 gol dari 174 laga. Prestasi tersebut membuat beberapa klub Eropa kepincut namun Torres menjatuhkan pilihannya pada Liverpool.

Hal ini bukan pilihan yang salah karena di musim debutnya ia menjadi pemain yang mampu mencetak lebih dari 20 gol setelah Robbie Fowler melakukannya di musim 1995-1996. Di Liverpool ia juga menjadi pemain kunci bersama Steven Gerrard.

Empat tahun kemudian Torres menjadi perbincangan media Inggris setelah ia menyepakati deal dengan Chelsea dan menjadi pemain termahal dengan transfer 50 juta pounds, namun hal itu terbukti menjadi masa tersuram dalam karirnya. Harus melewati 14 laga untuk gol debutnya dan musim ini saja ia baru mencetak 4 gol, hal yang sangat mengherankan sekaliber striker timnas Spanyol.

Inilah apa yang ia utarakan kala kembali ke Vicente Calderon.

 “Tidak ada yang lebih spesial daripada kembali setelah 7 tahun berpisah dan hal itu terjadi di semifinal Liga Champions. Selama pertandingan anda harus selalu bersaing memenangkan pertandingan, saya belajar hal ini di klub ini (Atletico Madrid), terlepas bagaimana jenis pertandingannya. Sebelum dan setelah pertandingan sangatlah spektakuler. Saya sangat berterima kasih kepada fans yang menyambut saya. Ini adalah hasil yang baik bagi kedua tim. Sangat berbahaya jika mereka mampu mencetak gol dan juga bagi kami.”

Saat ini Torres menjadi salah satu pemain Chelsea yang tidak jelas masa depannya. Rumor yang beredar ia diminati oleh Inter Milan dan Atletico Madrid sebagai deal pembelian Diego Costa.

Nora T. Ayudha

back to top