Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Kejutan! Febby ditaklukan pemain non unggulan

Kejutan! Febby ditaklukan pemain non unggulan

Banjarmasin-KoPi| Kejutan terjadi di laga perempat final tunggal dewasa putri Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Kalimantan Selatan Open 2016 sore tadi, Kamis (25/2).

Berlangsung di GOR Hasannudin, Banjarmasin, unggulan kedua Febby Angguni (Tjakrindo Master) tak mampu meneruskan ambisinya di awal tahun ini, untuk bisa meraih gelar Djarum Sirnas seri pertama yang berlangsung di Kota Banjarmasin ini.

Pasalnya, di laga perempat final tadi, menghadapi pemain yang tidak di unggulkan dari klub Shamrock Medan, yakni Yulia Yosephine Susanto, Febby tak mampu berbuat banyak dan harus menerima kekalahan telak dua game langsung 15-21 dan 12-21.

Diakui oleh pemegang gelar juara tunggal putri Djarum Sirnas terbanyak itu, jika dirinya merasa kecewa dengan permainannya di pertandingan tadi.

'Kecewa dengan permaian saya yang tidak maksimal di pertandingan tadi. Sejak awal mainnya sudah tertekan oleh lawan, jadi tidak bisa mengembangkan permainan dan malah kebingungan sendiri, sehingga membuat musuh jadi nambah percaya diri,"papar Febby.
Sementara itu bagi Yulia sendiri, ini merupakan pencapaian pertamanya bisa menembus babak semifinal Djarum Sirnas.

"Senang sekali rasanya bisa lolos ke semi final Djarum Sirnas pertama kalinya, apalagi setelah mengalahkan jagoan Djarum Sirnas. Tadi kunci kemenangannya sih main sabar saja dan jangan banyak boa mati sendiri. Selain itu, memang lawan pun saya rasa sedang tidak dalam permainan terbaiknya, dan memudahkan saya untuk bisa menguasai pertandingan tadi," kata Yulia usai laga.

Di semifinal besok, Yulia sudah ditunggu oleh unggulan tiga, Aprilia Yuswandari (Semen Gresik) yang sebelumnya memastikan tiket semi final usai menundukan Priskila Siahaya (Exist Jakarta) dengan 24-22 21-17.

back to top