Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Kejutan! Febby ditaklukan pemain non unggulan

Kejutan! Febby ditaklukan pemain non unggulan

Banjarmasin-KoPi| Kejutan terjadi di laga perempat final tunggal dewasa putri Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Kalimantan Selatan Open 2016 sore tadi, Kamis (25/2).

Berlangsung di GOR Hasannudin, Banjarmasin, unggulan kedua Febby Angguni (Tjakrindo Master) tak mampu meneruskan ambisinya di awal tahun ini, untuk bisa meraih gelar Djarum Sirnas seri pertama yang berlangsung di Kota Banjarmasin ini.

Pasalnya, di laga perempat final tadi, menghadapi pemain yang tidak di unggulkan dari klub Shamrock Medan, yakni Yulia Yosephine Susanto, Febby tak mampu berbuat banyak dan harus menerima kekalahan telak dua game langsung 15-21 dan 12-21.

Diakui oleh pemegang gelar juara tunggal putri Djarum Sirnas terbanyak itu, jika dirinya merasa kecewa dengan permainannya di pertandingan tadi.

'Kecewa dengan permaian saya yang tidak maksimal di pertandingan tadi. Sejak awal mainnya sudah tertekan oleh lawan, jadi tidak bisa mengembangkan permainan dan malah kebingungan sendiri, sehingga membuat musuh jadi nambah percaya diri,"papar Febby.
Sementara itu bagi Yulia sendiri, ini merupakan pencapaian pertamanya bisa menembus babak semifinal Djarum Sirnas.

"Senang sekali rasanya bisa lolos ke semi final Djarum Sirnas pertama kalinya, apalagi setelah mengalahkan jagoan Djarum Sirnas. Tadi kunci kemenangannya sih main sabar saja dan jangan banyak boa mati sendiri. Selain itu, memang lawan pun saya rasa sedang tidak dalam permainan terbaiknya, dan memudahkan saya untuk bisa menguasai pertandingan tadi," kata Yulia usai laga.

Di semifinal besok, Yulia sudah ditunggu oleh unggulan tiga, Aprilia Yuswandari (Semen Gresik) yang sebelumnya memastikan tiket semi final usai menundukan Priskila Siahaya (Exist Jakarta) dengan 24-22 21-17.

back to top