Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Kalahkan unggulan enam, Ghaida ke semifinal

Kalahkan unggulan enam, Ghaida ke semifinal

Jakarta-KoPi| Atlet berusia 17 tahun asal PB Djarum, Ghaida Nurul Ghaniyu berhasil melaju ke perempat final Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Premier Li Ning Jakarta Open 2016. Di laga babak kedua yang digelar pada Kamis (5/5) siang, Ghaida berhasil menghentikan unggulan enam, Priskila Siahaya dalam drama tiga game.

Berhadapan dengan atlet wakil PB Exist Jakarta, Ghaida berhasil mencuri kemenangaan digame pembuka dengan 21-18. Memasuki game kedua, pertarungan berlangsung sengit hingga kedudukan 15-16. Sayang kesalahan beruntun yang dilakukannya membuat Ghaida kalah 15-21.

“Di game kedua saya terlalu bernafsu untuk segera mematikan bola, tapi ini malah jadi bumerang untuk saya,” ujar Ghaida usai laga.

Pertarungan sengit pun terjadi di sepanjang game penentu. Angka kembar kerap terjadi disepanjang game ini. Sampai akhirnya Ghaida berhasil unggul jelang akhir laga, ia berhasil meraih tiga angka beruntun untuk unggul 18-15 dan menutup pertandingan dengan 21-16.

“Di game ketiga saya mencoba untuk kembali bermain lebih sabar dan bertahan. Memang lawan ini tipe pemain cepat, tapi intinya saya harus bisa mengolah bola dan mengendalikan permainan, dan akhirnya di game ketiga malah lawan yang banyak mati sendiri,” tambahnya.

Di babak perempat final yang akan digelar besok (6/5), Ghaida akan berjumpa dengan Aprilia Yuswandari. Wakil Semen Gresik ini melaju ke babak delapan besar setela menang dua game langsung atas Mia Mawarti Utami asal Gunadharma 21-7 dan 21-18.

“Untuk lawan April, saya akan berusaha sebisa mungkin untuk mengeluarkan permainan terbaik saya. Saya tidak akan menyerah begitu saja. Saya ingin menguji kemampuan saya saat melawan senior,” tambahnya.

Ghaida pun datang dengan membidik tiket semifinal. “Targetnya ingin bisa masuk semifinal, tetapi saya juga tidak mau cepat puas, saya harus ingin bisa menang lagi,” pungkasnya.

Babak semifinal lainnya akan mempertemukan unggulan teratas, Hera Desi Ana Rachmawati asal Mutiara melawan Rafika Mutiara Guniarti dari CWIBC. Hera ke semifinal setelah menang dalam tiga game 16-21, 21-8 dan 21-2 atas Yulia Yosephine Susanto dari Shamrock, sementara Rafika asal CWIBC menang dramatis atas Jauza Fadhila Sugiarto dari Jaya Raya dengan 11-21, 21-19 dan 21-19.

back to top