Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Kalahkan unggulan enam, Ghaida ke semifinal

Kalahkan unggulan enam, Ghaida ke semifinal

Jakarta-KoPi| Atlet berusia 17 tahun asal PB Djarum, Ghaida Nurul Ghaniyu berhasil melaju ke perempat final Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Premier Li Ning Jakarta Open 2016. Di laga babak kedua yang digelar pada Kamis (5/5) siang, Ghaida berhasil menghentikan unggulan enam, Priskila Siahaya dalam drama tiga game.

Berhadapan dengan atlet wakil PB Exist Jakarta, Ghaida berhasil mencuri kemenangaan digame pembuka dengan 21-18. Memasuki game kedua, pertarungan berlangsung sengit hingga kedudukan 15-16. Sayang kesalahan beruntun yang dilakukannya membuat Ghaida kalah 15-21.

“Di game kedua saya terlalu bernafsu untuk segera mematikan bola, tapi ini malah jadi bumerang untuk saya,” ujar Ghaida usai laga.

Pertarungan sengit pun terjadi di sepanjang game penentu. Angka kembar kerap terjadi disepanjang game ini. Sampai akhirnya Ghaida berhasil unggul jelang akhir laga, ia berhasil meraih tiga angka beruntun untuk unggul 18-15 dan menutup pertandingan dengan 21-16.

“Di game ketiga saya mencoba untuk kembali bermain lebih sabar dan bertahan. Memang lawan ini tipe pemain cepat, tapi intinya saya harus bisa mengolah bola dan mengendalikan permainan, dan akhirnya di game ketiga malah lawan yang banyak mati sendiri,” tambahnya.

Di babak perempat final yang akan digelar besok (6/5), Ghaida akan berjumpa dengan Aprilia Yuswandari. Wakil Semen Gresik ini melaju ke babak delapan besar setela menang dua game langsung atas Mia Mawarti Utami asal Gunadharma 21-7 dan 21-18.

“Untuk lawan April, saya akan berusaha sebisa mungkin untuk mengeluarkan permainan terbaik saya. Saya tidak akan menyerah begitu saja. Saya ingin menguji kemampuan saya saat melawan senior,” tambahnya.

Ghaida pun datang dengan membidik tiket semifinal. “Targetnya ingin bisa masuk semifinal, tetapi saya juga tidak mau cepat puas, saya harus ingin bisa menang lagi,” pungkasnya.

Babak semifinal lainnya akan mempertemukan unggulan teratas, Hera Desi Ana Rachmawati asal Mutiara melawan Rafika Mutiara Guniarti dari CWIBC. Hera ke semifinal setelah menang dalam tiga game 16-21, 21-8 dan 21-2 atas Yulia Yosephine Susanto dari Shamrock, sementara Rafika asal CWIBC menang dramatis atas Jauza Fadhila Sugiarto dari Jaya Raya dengan 11-21, 21-19 dan 21-19.

back to top